Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Puan Jawab Budi Arie soal Wacana Percepatan Pemilu: Ikuti Konstitusi

Puan Jawab Budi Arie soal Wacana Percepatan Pemilu: Ikuti Konstitusi
Ketua DPR Puan Maharani (kiri) dan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kanan) dalam jumpa pers di Gedung DPR. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Puan Maharani menegaskan pemerintahan dan pemilu berjalan setiap lima tahun sesuai amanat konstitusi.
  • Budi Arie Setiadi meminta maaf atas pernyataannya yang memicu spekulasi percepatan politik sebelum Pemilu 2029.
  • Partai Gerindra menyatakan belum membahas Pemilu 2029 dan fokus mengawal program Prabowo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan, periode pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden seharusnya berjalan lima tahun. Hal itu telah sesuai dengan amanat konstitusi.

Hal ini ditegaskan Puan Maharani menjawab pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie yang menyinggung potensi penyelenggaraan pemilu mendatang dapat dipercepat menyusul dinamika sosial politik yang terjadi sekarang.

  1. 1. Puan ajak masyarakat taat hukum

    WhatsApp Image 2026-08-18 at 2.38.29 PM.jpeg
    Ketua DPR RI Puan Maharani dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol)

    Ketua DPP PDIP itu mengajak semua elemen masyarakat untuk taat aturan dan taat hukum dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan, pemilu tetap harus dilaksanakan per lima tahun.

    "Jadi ikuti konstitusi yang ada dan ya sebagai warga negara yang taat hukum ya ikuti semua aturan itu dengan sebaik-baiknya. Pemilu per lima tahun ya kita lakukan setiap lima tahun," kata dia.

  2. 2. Budi Arie akhirnya minta maaf

    Budi Arie, Projo
    Budi Arie Setiadi (kiri) ketika masih menjadi menteri di kabinet Jokowi pada 2023. (ANTARA FOTO/M. Agung Rajasa)

    Sementara itu, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyampaikan permohonan maaf mengenai pernyataan dalam video viral yang menyebut kemungkinan terjadinya percepatan politik sebelum Pemilu 2029. Dia meminta maaf apabila pernyataan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan.

    Pernyataan Budi Arie tersebut diucapkan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di mana, Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo menggelar silaturahmi bersama relawan.

    "Sehubungan dengan viralnya pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini, yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan, dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut," ujar Budi Arie dalam pernyataan videonya yang dikirim kepada IDN Times, Rabu (26/8/2026).

  3. 3. Gerindra jawab soal percepatan pemilu

    WhatsApp Image 2026-04-12 at 14.33.07.jpeg
    Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso (Dok. IDN Times)

    Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso menegaskan, partainya memilih tetap fokus mengawal dan menyukseskan seluruh program Prabowo yang mengedepankan kepentingan rakyat. Belum ada pembahasan terkait kesiapan Pemilu 2029 di internal Partai Gerindra.

    "Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas," kata Sugiat dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

    Sugiat menegaskan, bagi Gerindra, mengamankan dan mengawal program Prabowo jauh lebih penting ketimbang membahas Pemilu 2029. Apalagi, penyelenggaraan Pemilu 2029 masih terlalu dini untuk dibahas.

    "Yang kami fokuskan saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Pak Prabowo yang bermanfaaat bagi masyarakat Indonesia," kata Sugiat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More