Ratusan Rumah dan 2 Sekolah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jakarta Utara

- Dua sekolah dan masjid terdampak di Kelurahan Kalibaru, dengan kerusakan tersebar di beberapa RW.
- Puluhan rumah di Semper rusak, serta kerusakan tercatat di Kelurahan Cilincing.
- Tim gabungan masih lakukan penanganan, BPBD DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak.
Jakarta, IDN Times – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dampak angin kencang yang melanda Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (26/1/2026) dini hari menyebabkan ratusan bangunan terdampak.
Hingga pukul 19.20 WIB, total terdapat 102 rumah tinggal, 12 gudang kayu, dua sekolah, satu masjid, dan satu musala, yang mengalami kerusakan.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 02.45 WIB dan menerjang sejumlah kelurahan, yakni Kelurahan Cilincing, Kalibaru, dan Semper Timur.
"Berdasarkan pendataan sementara, objek terdampak paling banyak berada di Kelurahan Kalibaru. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Isnawa saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2026).
1. Ada dua sekolah dan masjid yang terdampak

Isnawa merinci, di Kelurahan Kalibaru kerusakan tersebar di beberapa RW, antara lain RW 06 RT 02 sebanyak 12 rumah tinggal dan empat gudang kayu, RW 07 di sejumlah RT dengan total 34 rumah.
"Ada dua sekolah, satu masjid, dan satu musala juga terdampak," katanya.
2. Puluhan rumah di Semper rusak

Selain itu, RW 08 terdapat dua rumah tinggal dan delapan gudang kayu terdampak, serta RW 12 RT 04 sebanyak 19 rumah tinggal dengan total 27 kepala keluarga atau 82 jiwa.
Sementara, di Kelurahan Semper Timur, angin kencang merusak 20 rumah tinggal yang berada di RW 09. Adapun di Kelurahan Cilincing, kerusakan tercatat di RW 09 RT 05 dengan total 15 rumah tinggal terdampak.
3. Tim gabungan masih lakukan penanganan

Menurut Isnawa, saat ini penanganan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari P2B BPBD, Satpol PP, PPSU, Dinas Sosial, Dinas Gulkarmat, serta unsur kelurahan, Polsek, dan Koramil setempat.
BPBD DKI Jakarta juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa 99 lembar terpal untuk warga terdampak. Rinciannya, 70 lembar disalurkan ke Kelurahan Kalibaru, 19 lembar ke Kelurahan Semper Timur, dan 10 lembar ke Kelurahan Cilincing.
Hingga kini, estimasi kerugian akibat angin kencang tersebut masih dalam proses pendataan. Isnawa mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di wilayah Jakarta.


















