Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Relawan Kemenkes: Data Sumber Berharga Nakes Selama Darurat Bencana

dr. Ilham Syahputra di acara Semangat Awal Tahun (SAT 2026).
dr. Ilham Syahputra di acara Semangat Awal Tahun (SAT 2026). (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya sih...
  • Data dan informasi menjadi kebutuhan dasar bagi tenaga medis selama masa darurat bencana, seperti banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
  • Peran warga juga penting dalam menjaga ketahanan kesehatan selama masa darurat, baik dalam bentuk layanan medis maupun informasi akurat.
  • Tanpa data yang akurat kehadiran tenaga kesehatan (nakes) di lokasi bencana tidak ada artinya, sehingga para relawan tenaga medis akan bekerja berdasarkan data yang fiks.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Relawan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Ilham Syahputra mengatakan, data dan informasi menjadi kebutuhan dasar bagi tenaga medis selama masa darurat bencana, seperti banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Dia menceritakan sepenting apa data dan informasi yang dibutuhkan oleh tenaga medis. Ia mengatakan, banyak laporan yang diterimanya menyebut warga masih terisolasi, tetapi kondisi kesehatannya sudah sangat memperihatinkan.

"Kondisi jalan susah, aksesnya susah. Jadi kita yang bisa bergerak, kita yang datang, kita jemput bolanya," kata dr. Ilham dalam program Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times di IDN HQ, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Ilham mengatakan, di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan, peran warga juga penting dalam menjaga ketahanan kesehatan selama masa darurat.

Namun, "warga bantu warga” dalam kesehatan tak melulu harus berbentuk layanan medis. Dalam banyak kasus, bantuan sederhana berupa informasi akurat justru dibutuhkan oleh tenaga medis.

"Jadi warga bantu warga dari sistem kesehatan itu lebih ke informasi. Sama banyak juga warga-warga yang membantu perobatan. Itu saja sebenarnya sudah jadi hal yang sangat berharga," kata dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy mengatakan, tanpa data yang akurat kehadiran tenaga kesehatan (nakes) di lokasi bencana tidak ada artinya. Karena itu, ia menekankan para relawan tenaga medis akan bekerja berdasarkan data.

"Ini kan data nih misalnya ya, di saat data nggak tepat, nakes turun ke sini ternyata di sini nggak membutuhkan, akhirnya kan nggak ada gunanya. Gitu lho. Tapi itulah perlunya data yang fiks. Ternyata di sini sebenarnya dia butuh sembako, eh malah dikirimin obat-obatan. Itu kan salah tuh kira-kira. Ini yang dirasakan pasti kan?" kata dia.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in News

See More

Kemenag Percepat Pemulihan Fasilitas Ibadah di Aceh-Sumatra

14 Jan 2026, 19:37 WIBNews