Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Respons Kubu SYL Usai Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan

Respons Kubu SYL Usai Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan
Usai Pemeriksaan, Firli Bahuri Dicecar Lebih dari 3 Jam Soal Pertemuan dengan SYL. (IDN Times/Aryodamar)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kuasa Hukum eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Djamaluddin Koedoeboen merespons penetapan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan. Djamaluddin mengapresiasi kinerja semua pihak.

"Sebagai pengacara Pak SYL, tentu kami mengapresiasi pada semua pihak," ujarnya, Kamis (23/11/2023).

Menurutnya, penetapan tersangka Firli Bahuri adalah proses hukum biasa. Namun, hal ini berbeda karena yang ditetapkan sebagai tersangka adalah pimpinan lembaga penegak hukum.

"Hanya saja kali ini berkaitan dengan seorang pimpinan dari institusi penegak hukum yang ditunggu-tunggu oleh publik," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Pada hari ini, pukul 19.00 WIB bertempat di tempat gelar perkara Ditreskrimsus dengan hasil ditemukannya bukti yang cukup untuk menetapkan FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di Polda Metro Jaya, Rabu (22/11/2023) malam.

Dalam kasus ini, penyidik gabungan dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri sudah memeriksa Firli Bahuri sebanyak dua kali. Pemeriksaan pertama dilakukan di Bareskrim Polri pada Selasa (24/10/2023).

Pemeriksaan kedua juga digelar di Bareskrim Polri pada Kamis (16/11/2022). Firli diperiksa selama hampir empat jam dan dicecar 15 pertanyaan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aryodamar
EditorAryodamar

Related Articles

See More

CEK FAKTA: Video Penampakan Korban Hantavirus di Jakarta

30 Jun 2026, 23:58 WIBNews