Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gedung Runtuh di Turki Tewaskan 5 Orang

2 min read
Gedung Runtuh di Turki Tewaskan 5 Orang
Ilustrasi gedung runtuh (Unsplash.com/Dennis Zhang)
  • Gedung hunian tujuh lantai di Maltepe, Istanbul, runtuh pada 8 Oktober 2026; lima orang tewas dan sembilan lainnya berhasil diselamatkan sebelum operasi pencarian ditutup.

  • Tiga lantai terbawah hancur akibat fondasi yang dinilai tak mampu menopang tambahan lantai ilegal; retakan dinding telah terlihat sejak April pada bangunan yang dibangun 1987.

  • Kejaksaan dan polisi menyelidiki dugaan kelalaian, menahan arsitek serta pengawas proyek; 55 warga gedung tetangga diungsikan ke hotel dan mendapat bantuan psikologis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Gedung hunian di Kota Istanbul, Turki, runtuh secara mendadak pada Kamis (8/10/2026). Peristiwa ini mengakibatkan korban jiwa dan memicu kepanikan warga sekitar.

Pemerintah setempat langsung mengerahkan tim gabungan untuk mengevakuasi para penghuni dari reruntuhan. Otoritas daerah memastikan warga terdampak mendapatkan perawatan medis yang intensif serta tempat tinggal sementara.

  1. 1. Evakuasi korban di bawah reruntuhan gedung berakhir

    Tim darurat diterjunkan ke distrik Maltepe untuk mencari warga yang tertimbun reruntuhan. Sebanyak sembilan orang berhasil diselamatkan hidup-hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit rujukan.

    Musibah ini menewaskan lima orang, yang terdiri atas dua anak perempuan, satu anak laki-laki, dan dua orang dewasa. Para korban tertimbun di bagian dasar bangunan akibat struktur bawahnya yang runtuh sebelum fajar. Pencarian resmi berakhir setelah jenazah terakhir berhasil dievakuasi.

    "Operasi penyelamatan tuntas setelah korban terakhir ditemukan pada pukul 06.15 pagi," ujar Gubernur Istanbul, Davut Gul, dilansir Arab News.

    Pihak berwenang memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di bawah puing-puing.

  2. 2. Pelanggaran izin pembangunan dan modifikasi ilegal pada gedung

    Runtuhnya gedung tujuh lantai tersebut menghancurkan tiga lantai terbawah, sementara empat lantai teratasnya tetap tersangkut di atas tumpukan puing.

    Pemerintah kota menyatakan fondasi gedung tidak dirancang untuk menopang beban tambahan dari lantai-lantai di atasnya. Modifikasi fisik tersebut menjadi penyebab utama kerentanan fatal pada konstruksi bangunan. Pengelola toko di lantai dasar bahkan sudah melihat adanya retakan dinding sejak bulan April lalu.

    "Gedung ini dibangun pada tahun 1987. Bagian dasar dan dua lantai pertama memiliki izin, sementara lantai lainnya dibangun kemudian," ujar Wakil Wali Kota Istanbul, Nuri Aslan.

  3. 3. Antisipasi warga setelah runtuhnya gedung

    Kejaksaan Anatolia Istanbul menugaskan wakil kepala jaksa bersama dua jaksa lainnya untuk mengusut kasus ini. Pihak kepolisian juga telah menahan arsitek bangunan serta pengawas proyek.

    Kementerian Dalam Negeri mengerahkan dua inspektur untuk memeriksa dugaan kelalaian dalam pengawasan izin. Tim ahli turut mengambil sampel beton dari tiang di setiap lantai guna keperluan uji forensik.

    "Pemerintah harus segera merombak bangunan-bangunan di Istanbul yang didirikan sebelum tahun 1999," tegas Aslan.

    Guna mengantisipasi runtuhnya bangunan susulan, sedikitnya 55 warga dari tiga gedung tetangga harus diungsikan. Pemerintah telah menyiapkan akomodasi hotel serta bantuan psikologis bagi para pengungsi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More