TelkomGroup Perkuat Konektivitas di Tujuh Area MotoGP Mandalika

TelkomGroup melalui InfraNexia menyiapkan backbone hingga 600 Gbps untuk MotoGP Mandalika 2026, mengantisipasi trafik sampai 195 Gbps selama 9–11 Oktober.
Konektivitas disediakan di tujuh area sirkuit, termasuk Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, dan Pit Building, guna mendukung operasional serta penyelenggara.
Jaringan SKKL terintegrasi, automatic rerouting melalui backbone cadangan, serta simulasi bersama MGPA disiapkan untuk menjaga layanan media, siaran, dan komunikasi operasional.
Jakarta, IDN Times - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) menyiapkan infrastruktur digital dengan kapasitas backbone hingga 600 Gbps untuk mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026.
Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan trafik hingga 195 Gbps, sekaligus memastikan konektivitas di berbagai area sirkuit tetap mendukung aktivitas operasional, media, dan penyelenggara selama ajang berlangsung.
1. Konektivitas disiapkan di tujuh area utama

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) menyiapkan infrastruktur digital dengan kapasitas backbone hingga 600 Gbps untuk mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026. (dok. Telkom) Melalui InfraNexia, TelkomGroup menyediakan konektivitas di sejumlah titik penyelenggaraan MotoGP Mandalika, termasuk Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, dan Pit Building, serta area pendukung lainnya.
Direktur Network Telkom, Budi Satria Dharma Purba, mengatakan kesiapan konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan acara berskala internasional.
“Dalam event berskala internasional seperti MotoGP, konektivitas merupakan bagian dari infrastruktur pendukung yang harus siap ketika seluruh aktivitas mulai berjalan secara bersamaan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kesiapan dan keandalan layanan di setiap titik yang memiliki kebutuhan berbeda,” ujar Budi.
2. InfraNexia siapkan jaringan cadangan untuk antisipasi gangguan

Ilustrasi MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. (IDN Times / Satria Permana) Untuk menjaga keandalan layanan, infrastruktur data dan internet MotoGP Mandalika ditopang jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang terintegrasi.
InfraNexia juga menyiapkan mekanisme automatic rerouting melalui jalur cadangan atau secondary backbone. Sistem tersebut dirancang untuk mengalihkan lalu lintas data secara otomatis ketika terjadi gangguan pada rute utama, sehingga potensi gangguan konektivitas dapat diminimalkan.
Sebelum acara berlangsung, InfraNexia bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) juga melakukan simulasi dan pengujian infrastruktur untuk memastikan layanan beroperasi sesuai kebutuhan di berbagai area penyelenggaraan.
Direktur Operations InfraNexia, Suharyoto, mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari aktivasi dan integrasi layanan hingga pengujian infrastruktur dan optimalisasi jaringan.
3. Infrastruktur dukung kebutuhan media dan operasional

Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (dok. Pertamina) Konektivitas digital dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas selama MotoGP Mandalika, mulai dari produksi siaran, kegiatan media, komunikasi operasional, hingga kebutuhan digital para pemangku kepentingan.
Menurut Suharyoto, kesiapan jaringan menjadi bagian penting agar berbagai aktivitas tersebut dapat berjalan dengan lancar selama rangkaian acara.
“Bagi kami, peran infrastruktur digital adalah memastikan berbagai aktivitas yang membutuhkan konektivitas dapat berjalan dengan baik, tanpa harus menjadi pusat perhatian. Ketika seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar dan tetap terhubung, di situlah infrastruktur menjalankan perannya dengan baik,” tutup Suharyoto.
Melalui dukungan tersebut, InfraNexia berupaya memperkuat perannya dalam menyediakan infrastruktur digital untuk berbagai kebutuhan, termasuk penyelenggaraan acara olahraga berskala nasional maupun internasional. (WEB)






















