TNI AU Kerahkan CN-295 Kirim Ransum Dukung Operasi SAR Pesawat ATR 42-500

- Menjaga kondisi fisik personel yang bekerja di lapangan dengan pengiriman ransum Naraga
- Pesawat CN-295 diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar
- Operasi pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR
Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat angkut CN-295 untuk mendukung kebutuhan logistik Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/1/2026).
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, mengatakan dukungan tersebut berupa pengiriman ransum Naraga bagi personel tim gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Basarnas, Polri, serta relawan.
1. Menjaga kondisi fisik personel yang bekerja di lapangan

Nyoman mengatakan, ransum ini diperlukan untuk menjaga kondisi fisik personel yang bertugas di lapangan. Terlebih kondisi cuaca tidak menentu melanda Gunung Bulusaraung.
"Pasokan logistik ini sangat diperlukan untuk menjaga kondisi fisik personel yang bekerja di tengah cuaca yang tidak menentu serta akses wilayah yang terbatas," kata Nyoman dalam keterangannya.
2. Pesawat CN-295 diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma

Pesawat CN-295, dijelaskan Nyoman, diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar.
"Setibanya di Makassar, ransum akan disalurkan ke titik-titik operasi melalui jalur udara maupun darat sesuai dengan kebutuhan di lapangan," katanya.
3. Operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur SAR.
Tim gabungan difokuskan menyisir area pegunungan Bulusaraung untuk menemukan korban dan melakukan evakuasi.


















