Comscore Tracker

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah Buka

Kapal China ganggu proses penambangan minyak Indonesia

Jakarta, IDN Times - Kapal China kembali berulah di perairan Natuna, Riau. Badan Keamanan Laut RI mengeluhkan aksi kapal survei dan penjaga pantai China lalu-lalang di sekitar area pertambangan minyak Indonesia.

Aksi kapal China ini sudah terjadi sejak Agustus 2021 lalu. Selain informasi ini, pembaca IDN Times sepanjang Rabu (15/9/2021) juga menyoroti kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi yang mendepak Novel Baswedan dan sejumlah pegawai yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan yang akan berakhir masa kerjanya 30 September 2021. Juga isu seputar COVID-19 dan cuaca esktrem, serta pembukaan bioskop.

Semua artikel tersebut terangkum dalam #IndonesiaHariIni.

1. Ulah berulang kapal China di Laut Natuna

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah BukaTerlihat kapal Tiongkok memasuki Laut Natuna (Dok. Bakamla RI)

Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Muda S Irawan,  mengungkapkan aksi kapal China di perairan Natuna terekam sejam Agustus 2021. Kapal negeri Tirai Bambu ini bergerak di sekitar penambangan minyak.

Padahal, aktivitas pengeboran minyak masih itu masuk ke dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Selengkapnya baca di sini.

Baca Juga: KPK Respons Demo Usut Formula E Anies: Publik Bisa Buat Laporan Resmi

2. Masa kerja berakhir 30 September, Novel Baswedan buka kantor darurat pemberantasan korupsi

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah Buka(Profil Novel Baswedan) IDN Times/Rahmat Arief

Novel Baswedan dan sejumlah pegawai KPK tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) akan berakhir masa kerjanya 30 September nanti. Mereka pun membentuk Solidaritas Masyarakat Sipil dan mendirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi di depan Gedung ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kantor darurat ini adalah sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini. Selengkapnya baca di sini.

3. Efek samping vaksin Johnson & Johnson yang perlu kamu tahu

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah BukaVaksin COVID-19 dari Janssen di bawah naungan Johnson & Johnson/J&J. (flickr.com/New York National Guard)

Sebanyak 500 ribu vaksin Johnson & Johnson telah diterima pemerintah Indonesia pada Sabtu (11/9/2021). Pengadaan vaksin ini merupakan hasil kerja sama pemerintah Indonesia dengan Belanda melalui skema bilateral.

Diketahui, vaksin Johnson & Johnson telah memperoleh izin penggunaan darurat atau EUA (Emergency Use Authorization) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 7 September 2021. Bagaimanna efek samping vaksin ini? Baca di tautan berikut.

4. Data lengkap COVID-19 di 34 provinsi per 15 September 2021

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah BukaIlustrasi. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mencatat kasus virus corona di Indonesia bertambah 3.948 kasus pada Rabu (15/9/2021). Dengan demikian total kasus menjadi 4.178.164.

Adapun kasus aktif hari ini berhasil ditekan di bawah 90 ribu. Berdasarkan data, kasus aktif hari ini turun 7.365 menjadi 84.963 kasus. Lalu, provinsi mana saja yang menyumbangkan kasus COVID-19 terbesar di Indonesia? .Simak di sini

5. Daftar bioskop XXI dan CGV se-Indonesia yang sudah buka

Teror Kapal China di Laut Natuna hingga Daftar Bioskop yang Sudah BukaBioskop di Jakarta mulai dibuka pada Rabu (21/10/2020) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Bioskop XXI dan CGV akan kembali beroperasi di sejumlah wilayah tertentu. Hal ini sejalan dengan keputusan pemerintah mengizinkan bioskop di wilayah PPKM Level 2 dan 3 berkategori zona hijau untuk buka kembali dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol mengatakan pembukaan kembali bioskop akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Cek lokasinya di sini.

Baca Juga: Salam Perpisahan Ketua KPK untuk Novel Cs: Terima Kasih Dedikasinya 

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya