Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Upaya Bogor Berantas Buta Huruf Al-Qur’an, Sasar 1.000 Peserta

Tahsin mengaji.jpg
Kegiatan berantas buta aksara Bogor Tanlhsin Al-Ghozy di Masjid UIKA Bogor, Senin (12/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.
Intinya sih...
  • Metode tahsin terstruktur dan berjenjangEuis menjelaskan, keunggulan TAG terletak pada metode pembelajaran yang sistematis, terprogram, dan berjenjang untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.
  • Al-Qur’an dinilai relevan dengan kehidupan modernEuis menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab ibadah, tetapi pedoman hidup yang relevan dengan berbagai aspek kehidupan modern, termasuk moralitas, pendidikan, hingga teknologi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an terus digencarkan di Kota Bogor. Menurut pemateri utama kajian, Euis Sufi Jatiningsih, hampir setengah masyarakat secara nasional belum begitu fasih membaca Al-Qur'an, sebagiannya merupakan warga Bogor.

Euis mengatakan, belajar membaca Al-Qur’an adalah investasi spiritual jangka panjang.

“Walaupun seseorang baru dalam tahap belajar membaca, Al-Qur'an akan melembutkan hatinya sehingga ia lebih mudah diarahkan pada kebaikan,” ujar dia di Masjid Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Senin (12/1/2026).

Menurut dia, program tahsin menjadi bagian penting dalam menekan angka buta huruf Al-Qur’an yang masih cukup tinggi di Indonesia. Melalui program Tahsin Al-Ghozy (TAG), lebih dari 1.000 peserta mengikuti Kajian Awal Semester (KAS) Semester II Tahun Ajaran 2025/2026.

1. Metode tahsin terstruktur dan berjenjang

Kegiatan berantas buta aksara Bogor Tanlhsin Al-Ghozy di Masjid UIKA Bogor, Senin (12/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.
Kegiatan berantas buta aksara Bogor Tanlhsin Al-Ghozy di Masjid UIKA Bogor, Senin (12/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Euis mengatakan, salah satu keunggulan TAG terletak pada metode pembelajaran yang sistematis. Proses tahsin disusun secara terstruktur, terprogram, dan berjenjang untuk menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an.

“Meskipun terlihat rigid atau ketat, itulah cara kita menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an,” kata Euis.

Tahapan pembelajaran, kata dia, dimulai dari perbaikan makhraj dan tajwid, pemahaman makna, hingga pengamalan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

2. Al-Qur’an dinilai relevan dengan kehidupan modern

Euis Sufi.jpg
Ustadzah Euis Sufi Jatinongsih saat diwawancarai pada acara tahsin Al-Ghozy di Bogor, Senin (12/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Euis mengatakan, Al-Qur’an bukan hanya kitab ibadah, tetapi pedoman hidup yang relevan dengan berbagai aspek kehidupan modern, termasuk moralitas, pendidikan, hingga teknologi.

“Al-Qur'an adalah Hudan dan Furqan, petunjuk dan pembeda antara yang hak dan batil,” kata dia.

Dia juga menyinggung prinsip dasar teknologi dan kecerdasan buatan yang selaras dengan nilai Al-Qur’an.

“Bahkan untuk urusan teknologi seperti AI, prinsipnya sudah ada di Al-Qur’an, bertanyalah kepada ahli jika kamu tidak tahu,” kata dia.

3. Tak hanya pendidikan, juga aksi sosial nyata

Euis sufi.jpg
Ustadzah Euis Sufi Jatinongsih saat diwawancarai pada acara tahsin Al-Ghozy di Bogor, Senin (12/1/2026). IDN Times/Linna Susanti.

Selain fokus pada pendidikan Al-Qur’an, AMC juga aktif dalam kegiatan sosial. Salah satunya pembangunan Musala AMC di Kampung Jawa, Bogor Barat, yang diperuntukkan bagi program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.

Ketua Yayasan AMC, Ririe Rizal, mengatakan, KAS sebagai momentum penguatan komitmen bersama. TAG juga menyalurkan donasi Rp26,8 juta bagi korban banjir bandang di Sumatra, termasuk distribusi 550 mushaf Al-Qur’an ke pesantren dan masjid di Aceh Tamiang.

Dengan kombinasi pendidikan, dakwah, dan kepedulian sosial, TAG menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kota Bogor dan sekitarnya.

“Kajian Awal Semester ini merupakan momen penting untuk menyegarkan semangat dan komitmen kita dalam mengkaji Al-Qur’an,” ujar dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More

Pascabencana, Korban Terdampak di Sumatra Hadapi Kebutuhan Mendesak

13 Jan 2026, 06:32 WIBNews