[UPDATE] Kasus COVID-19 Dunia Tembus 456 Juta per Minggu 13 Maret
![[UPDATE] Kasus COVID-19 Dunia Tembus 456 Juta per Minggu 13 Maret](https://image.idntimes.com/post/20200721/antarafoto-india-coronavirus-newdelhi-children-20072020-eb43d38721d3761949d66c8136a99cc0.jpg)
Jakarta, IDN Times - Kasus COVID-19 global hingga hari ini menembus angka 456.029.834, berdasarkan situs Worldometers, Minggu (13/3/2022) pukul 05.50 WIB. Dari angka total tersebut, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh bertambah signifikan menjadi 389.774.273 jiwa.
Di sisi lain, jumlah kasus kematian akibat COVID-19 sebanyak 6.060.203 jiwa. Berikut data selengkapnya.
1. 66 ribu pasien COVID-19 dalam kondisi kritis

Worldometers mencatat, kasus aktif hingga pagi ini ada sebanyak 60.195.358 jiwa. Dari jumlah tersebut, 99,9 persen berada dalam kondisi ringan atau sebanyak 60.129.317 pasien. Sementara itu, 0,1 persen atau sebanyak 66.041 pasien dalam kondisi serius atau kritis.
Di sisi lain, total kasus yang sudah ditutup atau closed cases ada sebanyak 395.834.476 kasus. Rinciannya adalah 389.774.273 (98 persen) orang sembuh, dan 6.060.203 (2 persen) meninggal dunia.
2. Amerika Serikat sumbang kasus COVID-19 sebanyak 81 juta

Peringkat negara dengan kasus COVID-19 terbanyak masih dipegang Amerika Serikat, dengan jumlah 81.155.861 kasus. Jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia juga terbanyak ada di AS, dengan 993.069 kematian.
AS juga menjadi negara pertama yang mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak, yakni 55.757.373 jiwa.
Negara kedua dengan kasus terbanyak adalah India dengan 42.987.875, dan kasus kematian mencapai 515.833 kasus. Meski begitu, India juga menjadi negara kedua yang mencatatkan jumlah pasien sembuh terbanyak, yakni 42.431.513 jiwa.
Posisi ketiga dengan kasus terbanyak adalah Brasil dengan 29.305.114, keempat Prancis 23.381.279 kasus dan kelima ada Inggris 19.530.485.
3. Indonesia bertengger ke posisi ke-16 dengan kasus COVID-19 terbanyak

Indonesia menduduki posisi ke-16 dalam daftar negara dengan kasus terbanyak di dunia. Kasus terkonfirmasi sebanyak 5.878.910, sedangkan kasus kematian sebanyak 151.951.
Sementara itu, kasus sembuh sebanyak 5.369.579 kasus.

















