Warga Padang Pariaman Geger, Ada Kuburan Menggelembung

Padang, IDN Times - Warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat khususnya yang tinggal di Korong atau Kampung Sungai Asam, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, mendadak geger. Salah satu makam yang ada di sana tampak menggelembung.
Hingga kini, belum diketahui kapan dan apa penyebab tanah kuburan itu menggelembung dan menjadi tinggi. Fenomena tak lazim ini pun mendadak viral lantaran banyaknya warga yang mengabadikan dan meneruskan temuan ini ke beberapa jejaring media sosial. Fenomena ini pun, kemudian ramai menghiasi laman pemberitaan media mainstream.
Kuburan itu berada di area pandam perkuburan milik kaum Panyalai setempat.
1. Tak ada tanda sengaja dibuat tinggi

Menurut Wali Korong Sungai Asam Anwar, tak ada tanda-tanda kesengajaan di balik bentuk makam yang aneh itu. Anwar mengatakan, tanah itu menggelembung dengan sendirinya tanpa ada unsur sengaja atau disebabkan ulah tangan manusia.
Saat ini, kondisi tanah kuburan itu terus naik. Pengukuran sementara tingginya sudah mencapai satu setengah meter. Lebar dan panjang gundukan tanah tiga hingga tiga setengah meter.
“Kalau kita amati, tidak ada tanda-tanda sama sekali kalau kuburan itu dibuat tinggi dengan sengaja,” kata Anwar, Jumat (26/3/2021).
2. Kondisi makam lain tampak normal

Anwar menambahkan, selain tanah, kondisi batu nisan kuburan itu juga ikut naik dengan sendirinya mengikuti struktur gundukan tanah.
Sementara, untuk kuburan lain yang ada di sekitar kuburan itu, tampak normal saja dan tak ada tanda fenomena serupa. Fenomena ini, sontak membuat kaget warga.
“Batu nisannya juga ikut naik. Kuburan yang ada di sebelahnya normal saja. Tanah yang naik ya hanya kuburan itu. Ya, warga kaget melihat fenomena ini,”ujar Anwar.
3. Perangkat kampung memasang garis pembatas

Untuk menghindari adanya kerusakan pada kuburan itu, Anwar menegaskan saat ini perangkat korong atau kampung Sungai Asam, sudah memasang tali pembatas.
Tali pembatas, sengaja dipasang terutama saat ini banyak warga yang datang untuk melihat kejadian gundukan tanah kuburan yang semakin tinggi itu.
“Pihak pemerintah kampung sudah memasang tali untuk pagar pembatas. Dipasang di sekitar area kuburan untuk menghindari terjadinya kerusakan,” jelas Anwar.


















