Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

11 Anak Tewas akibat Serangan Udara Myanmar

11 Anak Tewas akibat Serangan Udara Myanmar
Pengunjuk rasa menggelar aksi protes terhadap kudeta militer di Kota Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). Mereka menuntut pembebasan pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 11 anak sekolah tewas dalam serangan udara dan penembakan di sebuah desa di Myanmar. Data ini dibeberkan oleh UNICEF, badan PBB untuk anak-anak.

Serangan udara ini menghantam wilayah Sagaing, di barat laut negara itu. Junta militer mengklaim bahwa serangan udara ini menargetkan pemberontak.

1. Tembakan membabi buta di wilayah sipil

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (20/9/2022), UNICEF mengutuk serangan udara yang terjadi pada Jumat pekan lalu.

“Pada 16 September 2022 setidaknya 11 anak-anak tewas dalam serangan udara dan tembakan membabi buta di wilayah sipil,” sebut pernyataan dari UNICEF.

Selain itu, ada 15 anak dari sekolah yang dihantam serangan udara tersebut, dinyatakan hilang.

2. Serangan udara dari junta militer Myanmar

Sementara itu, junta militer Myanmar membenarkan bahwa mereka mengirim pasukan ke daerah Sagaing, setelah menerima laporan bahwa kelompok Tentara Kemerdekaan Kachin yang disebut sebagai pemberontak, memindahkan sejumlah senjata.

Junta menuduh pejuang pemberontak ini menggunakan warga sipil sebagai tameng. Junta mengklaim telah menyita ranjau dan bahan peledak dari Desa Sagaing.

3. ASEAN dan PBB harus mengambil tindakan

Pertemuan Pleno AMM 2022, Phnom Penh. (dok. Kemlu RI)
Pertemuan Pleno AMM 2022, Phnom Penh. (dok. Kemlu RI)

Direktur Kawasan Save the Children Asia, Hassan Noor menyatakan bahwa sekolah seharusnya tidak menjadi sasaran dan keselamatan anak-anak adalah nomor satu.

“Berapa banyak lagi insiden seperti ini akan terjadi? ASEAN dan PBB harus bertindak cepat,” tegasnya.

 

Share Article
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More

Mendikdasmen Soroti Sekolah Ajang Pamer Kekayaan dan Strata sosial

25 Mei 2026, 19:50 WIBNews