Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

AHY: Jangan Sampai Situasi di Timur Tengah Meluas Jadi Perang Dunia 3

AHY: Jangan Sampai Situasi di Timur Tengah Meluas Jadi Perang Dunia 3
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara buka puasa Ramadan 2026. (IDN Times/Santi Dewi)
Intinya Sih
  • AHY menegaskan pentingnya mencegah konflik Timur Tengah meluas menjadi perang dunia, dengan pemerintah menggelar pertemuan tokoh nasional untuk membahas dampak dan langkah antisipasi strategis.
  • Ia menyoroti perlunya kesiapan Indonesia menghadapi risiko energi, ekonomi, dan pangan, serta mendukung upaya Presiden Prabowo dalam mendorong perdamaian dan deeskalasi di kawasan tersebut.
  • SBY memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintahan Prabowo mencari solusi damai, sambil mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas fiskal dan kesiapsiagaan menghadapi dinamika global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono tak ingin konflik di Timur Tengah meluas hingga terjadi perang dunia ke-3. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia, kata Agus, akan berupaya untuk mencegah itu.

Salah satu cara yang ditempuh, kata Agus, dengan mengumpulkan mantan presiden, mantan wakil presiden, mantan menteri luar negeri dan para ketua umum partai politik di Istana Kepresidenan pada Selasa malam (3/3/2026). Presiden Prabowo Subianto menggunakan forum itu untuk membahas berbagai kemungkinan yang dapat terjadi usai pecah agresi Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

"Pertemuan pada Selasa malam membahas berbagai kemungkinan skenario terburuk, worst case scenario. Tentunya berbagai dampak strategis baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kawasan kita dan Indonesia khususnya," ujar pria yang akrab disapa AHY itu dalam sambutannya di acara buka puasa Partai Demokrat pada Rabu malam (4/3/2026).

Ia mengatakan Indonesia harus sudah menyiapkan diri untuk mengantisipasi dan memitigasi berbagai risiko di bidang ketahanan energi, ekonomi dan pangan. Pada forum itu, AHY turut mengapresiasi berbagai upaya Prabowo untuk mencari solusi terbaik bagi terciptanya perdamaian dan ketertiban dunia.

"Kami mengapresiasi berbagai upaya Bapak Presiden dalam memerdekakan Palestina dan untuk terus mendorong adanya dialog serta deeskalasi di Timur Tengah," tutur dia.

1. AHY percaya setiap konflik dapat diselesaikan

WhatsApp Image 2025-06-23 at 16.12.32.jpeg
Ilustrasi perang Iran Israel (IDN Times/Aditya Pratama)

Lebih lanjut, AHY meyakini setiap konflik pasti bisa diupayakan jalan keluarnya. Langkah awal yang dapat ditempuh yakni memiliki itikad baik dan membuka jalur komunikasi.

"Tidak ada perbedaan yang tak bisa dijembatani bila kemanusiaan diletakan, ditempatkan di atas segala-galanya," katanya.

Ia pun menilai Indonesia seharusnya bisa menjadi jembatan bagi dunia yang semakin terpolarisasi. Dalam pandangan AHY, Indonesia pun masih percaya kepada kekuatan multilateralisme meskipun dikatakan sudah lama mati suri. Salah satu platform multilateralisme yang masih dipercaya adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

2. AHY berharap konflik Timur Tengah bisa mereda dalam waktu dekat

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono saat merayakan Imlek di Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

AHY pun berharap dalam beberapa pekan ke depan sudah mulai terjadi deeskalasi konflik di Timur Tengah. Pendekatan damai pun akhirnya bisa mencapai titik temu dan diterima oleh semua pihak.

AHY mengakui hal itu tidak mudah. Tetapi, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator di bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan itu meyakini selalu ada jalan tengah untuk mencapai perdamaian.

Ketika ditanyakan makna dari undangan Prabowo bagi para mantan presiden pada Selasa malam kemarin, AHY menyebut langkah tersebut merupakan tanda bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu ingin menjelaskan kebijakan luar negeri dan domestik yang sudah ditempuh. Semua itu dilakukan agar para tokoh bangsa bisa memahami alasan di balik pengambilan keputusan tersebut.

"Sehingga kami bisa membantu menjelaskan dan mendapat masukan-masukan serta aspirasi yang perlu disampaikan. Jadi, tadi malam Bapak Presiden juga mendengarkan dengan baik banyak masukan yang penting dan relevan. Saya rasa itu akan memperkaya Beliau dalam mengambil keputusan penting atau kebijakan yang straegis," tutur dia.

3. SBY dukung penuh langkah pemerintahan Prabowo dalam mencari solusi

IMG-20260304-WA0001.jpg
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) (Instagram/Prabowo)

Ketika ditanyakan apa yang disampaikan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Prabowo dalam pertemuan selama 3,5 jam tersebut, AHY menyebut salah satunya apresiasi terhadap langkah yang ditempuh oleh pemerintahan saat ini untuk mencari solusi.

"Beliau (SBY) paham tidak mudah. Mungkin yang paling tahu kompleksitas pengambilan kebijakan tertinggi ya Beliau-Beliau yang pernah menjadi presiden," kata AHY.

SBY, kata AHY, juga mengingatkan Prabowo agar terus kokoh, memastikan keamanan fiskal, ekonomi, energi dan pangan. Di sisi lain, Indonesia juga sejak dulu selalu berupaya dengan bangsa-bangsa lainnya mencari solusi agar perdamaian bisa segera tercipta.

"Tetapi dalam dunia yang begitu fragile, penuh dengan ketidakpastian dan kejutan, ya kita juga harus bersiap-siap untuk dinamis setiap saat, melakukan adjustment dan berbagai penyesuaian," tutur dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More