Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

AS Tegaskan Indonesia Mitra Paling Strategis di Indo-Pasifik

AS Tegaskan Indonesia Mitra Paling Strategis di Indo-Pasifik
Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond sebut Indonesia mitra paling strategis di Indo-Pasifik. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
Gini Kak
  • Duta Besar AS Peter M. Haymond menegaskan kemitraan Indonesia-AS sebagai salah satu yang paling strategis di Indo-Pasifik, mencakup kerja sama pertahanan, maritim, dan kejahatan siber.
  • Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut hubungan bilateral meningkat sejak 2023 menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, dibangun atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama.
  • Yusril menilai kepastian hukum serta komunikasi intens antara Presiden Prabowo dan Donald Trump memperkuat kepercayaan dalam kerja sama ekonomi, investasi, dan inovasi teknologi kedua negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond, mengaku telah berkunjung ke sejumlah daerah di Jawa, Makassar hingga ke Natuna setelah resmi bertugas di Jakarta sebagai kepanjangan tangan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Ia menyampaikan, dari setiap perjalanan itu telah memperkuat keyakinannya bahwa kemitraan AS-Indonesia adalah salah satu yang paling berdampak besar di Indo-Pasifik.

Menurut dia, komitmen AS dan Indonesia untuk meningkatkan kemitraan kerja sama pertahanan, terutama dalam bidang maritim dan kejahatan siber bagi kedua negara. Di samping itu, AS juga terus berkomitmen untuk memperluas perdagangan dan investasi.

"Kita bekerja sama untuk memperluas perdagangan dan investasi demi membuat rakyat kita lebih sejahtera, saat kita menempuh perjalanan bersama menuju dunia dengan teknologi yang baru dan terus berkembang," kata Haymound, dalam peringaran Hari Kemerdekaan ke-250 AS di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Haymound mengaskan, AS-Indonesia sedang menumbuhkan ikatan persahabatan di antarmasyarakat melalui pertukaran pelajar dan studi. "Saya yakin kemitraan AS-Indonesia akan terus tumbuh lebih kuat dan mencapai tingkatan baru di tahun-tahun mendatang," kata dia.

1. Kemitraan Indonesia-AS disebut semakin strategis

Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond
Duta Besar AS untuk Indonesia, Peter M. Haymond sebut Indonesia mitra paling strategis di Indo-Pasifik. (IDN Times/Amir Faisol).

Haymound optimistis hubungan Amerika Serikat dan Indonesia terus berkembang dan mencapai tingkat yang lebih tinggi pada masa mendatang. Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya merayakan hari jadi Amerika Serikat, tetapi juga memperingati eratnya persahabatan antara kedua negara.

“Mari kita juga merayakan persahabatan antara dua bangsa besar. Sebuah persahabatan yang dibangun atas dasar saling menghormati dan keyakinan bahwa bersama-sama kita dapat membangun masa depan yang lebih aman, lebih kuat, dan lebih sejahtera bagi seluruh rakyat kita,” tuturnya.

Hubungan Indonesia-Amerika Serikat selama ini mencakup berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, keamanan, dan teknologi. Kedua negara berupaya memperkuat kerja sama guna menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan peluang baru bagi masyarakat kedua negara.

2. Yusril ungkap hubungan AS-RI semakin kuat

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra saat menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan ke-250 tahun AS di Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol).

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat terus menunjukkan perkembangan positif sejak kedua negara meningkatkan status hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023.

Dalam sambutannya pada peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat di Jakarta pada Kamis (11/6/2026), Yusril mengatakan, kerja sama kedua negara dibangun atas dasar saling menghormati, saling percaya, dan kepentingan bersama.

“Sejak peningkatan hubungan bilateral kita menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada tahun 2023, Indonesia dan Amerika Serikat terus memperdalam kerja sama dalam rasa hormat, rasa saling percaya, dan kepentingan bersama,” ujar Yusril, Jakarta.

3. Kepastian hukum jadi faktor penting bagi hubungan RI-AS

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Menurut dia, komunikasi intens antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump mencerminkan komitmen kedua negara untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia maupun Amerika Serikat.

Sebagai Menko Kumham Imipas, Yusril menilai fondasi hukum dan kelembagaan yang kuat menjadi faktor penting dalam memperkuat hubungan bilateral. Ia meyakini, kepastian hukum akan mendorong tumbuhnya kepercayaan serta keyakinan dalam berbagai bentuk kerja sama strategis.

Selain itu, ia menyoroti hubungan ekonomi yang terus berkembang antara kedua negara. Amerika Serikat, kata dia, masih menjadi salah satu mitra dagang utama Indonesia, baik sebagai tujuan ekspor maupun sumber investasi asing.

“Mulai dari energi dan teknologi maju hingga ketahanan pangan, inovasi digital, dan rantai pasokan yang tangguh, kedua negara kita memiliki peluang luas untuk tumbuh bersama,” katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More