Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KJRI Jeddah: Siaga 24 Jam Dampingi Jemaah Haji Indonesia

KJRI Jeddah: Siaga 24 Jam Dampingi Jemaah Haji Indonesia
Ilustrasi jemaah haji Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih
  • KJRI Jeddah bersama tim perlindungan jemaah haji siaga penuh selama musim haji, memantau kedatangan hingga kepulangan jemaah Indonesia di Madinah dan Jeddah.
  • Sebanyak 24 WNI diamankan aparat Arab Saudi karena kasus haji ilegal, sementara tiga jemaah dipulangkan dan satu kehilangan paspor yang ditangani langsung oleh KJRI.
  • KJRI membuka layanan hotline 24 jam untuk membantu jemaah dan keluarga di Indonesia, serta rutin memantau kantor polisi di Makkah guna memastikan perlindungan WNI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - KJRI Jeddah bersama tim perlindungan jemaah haji terus bersiaga selama musim haji untuk menangani berbagai persoalan yang dialami warga negara Indonesia di Arab Saudi. Mulai dari kasus kehilangan paspor hingga pelanggaran hukum terkait haji ilegal.

Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Jeddah Akhmad Masbukhin mengatakan, pihaknya menjalankan pengawasan sejak kedatangan jemaah di bandara hingga kepulangan ke Indonesia. “Kami akan memantau seluruh pergerakan jemaah di bandara ketika pertama kali ketibaan dan nanti keberangkatan,” katanya, dikutip dari Instagram Kemlu RI, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan ada dua titik utama kedatangan jemaah Indonesia, yakni di Madinah dan Jeddah. Selain pemantauan, KJRI juga membentuk tim perlindungan jemaah untuk membantu berbagai persoalan hukum dan administratif yang dihadapi WNI.

1. Puluhan WNI diamankan karena haji ilegal

Ilustrasi jemaah haji Indonesia
Ilustrasi jemaah haji asal Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Masbukhin mengungkapkan hingga saat ini terdapat sekitar 24 warga negara Indonesia yang diamankan aparat keamanan Arab Saudi. “Ada sekitar 24 warga negara Indonesia yang saat ini menjalani proses hukum yang ada di Arab Saudi,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar kasus berkaitan dengan upaya menginisiasi haji ilegal. Arab Saudi disebut menerapkan aturan sangat ketat terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Pihak keamanan juga aktif melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang terjadi selama musim haji berlangsung.

2. Ada jemaah dipulangkan dan kehilangan paspor

Potret paspor Indonesia
Potret paspor Indonesia (IDN Times/Dewi Suci)

Selain kasus hukum, KJRI juga menangani persoalan administrasi yang dialami jemaah Indonesia. Masbukhin mengatakan tercatat tiga jemaah asal Indonesia dipulangkan ke Jakarta karena masalah keimigrasian.

“Ada tiga orang yang telah dipulangkan,” katanya.

Selain itu, ada pula jemaah yang kehilangan paspor sehingga harus dibantu penerbitan dokumen pengganti. “Ada satu orang yang kehilangan paspor dan itu kita yang menangani,” ujarnya.

Menurutnya, KJRI memiliki tim imigrasi yang bertugas menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

3. KJRI siaga 24 jam untuk jemaah haji

Jemaah haji Indonesia sedang menjalani pemeriksaan di Makkah Route di Bandara Soetta
Jemaah haji Indonesia sedang menjalani pemeriksaan di Makkah Route di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Masbukhin mengatakan KJRI Jeddah membuka layanan hotline 24 jam di nomor +966 50 360 9667, untuk membantu jemaah maupun keluarga di Indonesia. “(Selama) 24 jam kita standby,” katanya.

Ia menjelaskan seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secepat mungkin oleh tim perlindungan. Selain menerima laporan, tim KJRI juga aktif mendatangi kantor polisi di wilayah Makkah untuk memantau kemungkinan adanya WNI yang diamankan aparat.

“Kita secara aktif setiap minggu dua sampai tiga kali mendatangi polsek-polsek yang ada di wilayah Mekkah,” ujarnya.

Ia menegaskan perlindungan terhadap WNI menjadi tugas utama perwakilan Indonesia di luar negeri, terutama saat musim haji berlangsung.

Share Article
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar

Related Articles

See More