Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menlu Retno Terima Kunjungan Menlu Papua Nugini

Menlu Retno Terima Kunjungan Menlu Papua Nugini
Joint Ministerial Committee Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Justin W. Tkatchenko. (IDN Times/Sonya Michaella)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Papua Nugini Justin W Tkatchenko, hari ini. Kedua Menlu bertemu dalam kerangka Joint Ministerial Commission (JMC) Indonesia-Papua Nugini.

Sejumlah isu diangkat oleh Retno, antara lain isu perdagangan, pembangunan, dan kerja sama di kawasan Pasifik. Retno juga sempat menyinggung soal dukungan Papua Nugini terhadap kedaulatan Indonesia

"Papua Nugini merupakan mitra strategis Indonesia dalam menjalin kerja sama yang mendalam dengan negara-negara Pasifik lainnya. Indonesia sangat menghargai dukungan kuat dan konsisten Papua Nugini untuk kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

1. Bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan angkat isu perbatasan

pixabay.com/Gordon Johnson
pixabay.com/Gordon Johnson

Dalam pertemuan ini, disepakati pula aturan bebas visa bagi paspor diplomatik dan paspor dinas untuk dua arah serta perjanjian dasar soal perbatasan.

"Saya sampaikan ke Menteri Tkatchenko agar mempercepat proses ratifikasi dua perjanjian tersebut. Kami juga berkomitmen untuk memastikan perlindungan warga negara kami di luar negeri," ucap Retno.

2. Perdagangan antara Indonesia dan PNG

Joint Ministerial Committee Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Justin W. Tkatchenko. (IDN Times/Sonya Michaella)
Joint Ministerial Committee Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Justin W. Tkatchenko. (IDN Times/Sonya Michaella)

Dalam lima tahun terakhir, Retno mencatat bahwa ada perkembangan baik dan signifikan dalam hubungan perdagangan dua negara.

"Kita masih punya ruang yang cukup untuk memperluas perdagangan bilateral kita termasuk perdagangan lintas batas," ungkap Retno.

Dibukanya perbatasan Wutung-Skouw paskapandemik, disebut Retno, turut mendorong jumlah kunjungan warga Papua Nugini ke Pasar Skouw.

3. Memulai negosiasi PTA

Joint Ministerial Committee Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Justin W. Tkatchenko. (IDN Times/Sonya Michaella)
Joint Ministerial Committee Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Justin W. Tkatchenko. (IDN Times/Sonya Michaella)

Retno menambahkan, Indonesia dan Papua Nugini juga sepakat mengambil langkah konkret untuk memulai negosiasi Preferential Trade Agreement (PTA).

"Indonesia berkomitmen untuk mempercepat proses dengan menyiapkan studi kelayakan bersama yang akan menggabungkan pandangan kedua negara kita," ucapnya.

Kerja sama yang bakal melibatkan BUMN untuk berinvestasi di Papua Nugini juga dibahas oleh kedua menlu.

 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More

AS Sanksi 9 Pejabat Lebanon yang Terkait Hizbullah

23 Mei 2026, 23:30 WIBNews