Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Moldova Alami Mati Listrik Massal imbas Serangan Rusia ke Ukraina

ilustrasi bendera Moldova
ilustrasi bendera Moldova (Unsplash/Sasha Pleshco)
Intinya sih...
  • Warga Moldova salahkan Rusia atas pemadaman listrik massal.
  • Layanan listrik di Moldova sudah normal pada sore hari.
  • Ukraina berupaya stabilkan aliran listrik di negaranya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemadaman listrik massal terjadi di sebagian besar wilayah Moldova, termasuk Chisinau pada Sabtu (31/1/2026). Insiden pemadaman listrik terjadi imbas gangguan jaringan listrik di Ukraina yang terdampak serangan udara Rusia. 

Dilansir TVP World, Kementerian Energi Moldova mengatakan, pemadaman ini diakibatkan oleh gangguan besar di jaringan listrik Ukraina. Alhasil, voltase listrik turun signifikan dan berdampak pada putusnya aliran listrik ke Moldova. 

Sebelumnya, Rusia setuju untuk menangguhkan serangan udara di Kiev, Ukraina. Namun, Moskow disebut mengalihkan serangan ke wilayah lain dan menargetkan pusat logistik di Ukraina. 

1. Warga Moldova salahkan Rusia atas pemadaman listrik massal

Ilustrasi bendera Moldova. (pixabay.com/jorono)
Ilustrasi bendera Moldova. (pixabay.com/jorono)

Wali Kota Chisinau, Ion Ceban menginstruksikan warga untuk tetap tenang dalam menanggapi pemadaman listrik massal. Sementara, pemadaman listrik sudah terjadi sejak pukul 10.42 waktu setempat. 

Sementara, gangguan listrik ini terjadi di jaringan transmisi listrik Isaccea-Vulcanesti-MGRES. Jaringan listrik tersebut berfungsi untuk mengimpor listrik dari Rumania lewat Ukraina dan Transnistria ke Moldova.  

Pemadaman listrik massal ini menyebabkan layanan bus troli dan lampu lalu lintas padam. Tak hanya itu, layanan bea cukai di Moldova juga terpaksa dihentikan sementara imbas pemadaman listrik. 

2. Layanan listrik di Moldova sudah normal pada sore hari

ilustrasi listrik padam
ilustrasi listrik padam (pixabay.com/Boyan Chen)

Menteri Energi Moldova, Dorin Junghietu mengungkapkan bahwa distribusi listrik sudah normal kembali pada pukul 16.00 waktu setempat. Operator listrik sudah mengembalikan semua aliran listrik ke konsumen dengan voltase rendah.

“Saat ini, Sistem Listrik Nasional sudah mengoperasikan kembali dalam parameter normal. Pemadaman listrik berlangsung selama 5 jam dan penyebab utama pemadaman masih belum diketahui secara pasti, termasuk berapa jumlah orang terdampak,” tuturnya, dikutip dari RFE/RL

Operator listrik di Moldova, Moldeletrica mengatakan insiden ini memutus 110 kV jaringan listrik utama di bagian utara dan selatan. Selama ini, Moldova dan Ukraina mengoperasikan generator listrik yang sama. 

3. Ukraina berupaya stabilkan aliran listrik di negaranya

Ilustrasi listrik (freepik.com)
Ilustrasi listrik (freepik.com)

Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal mengungkapkan bahwa pemadaman listrik juga terjadi di Kiev. Insiden ini terjadi setelah gangguan dari dua jaringan listrik yang menghubungan Ukraina, Moldova, dan Rumania. 

“Pemadaman terjadi secara tiba-tiba imbas gangguan jaringan transmisi yang menghubungkan Ukraina dengan Rumania dan Moldova. Pembangkut nuklir berjalan dengan kapasitas rendah dan saat ini pakar sudah bekerja untuk mengembalikan aliran listrik dalam beberapa jam ke depan,” ungkapnya. 

Menanggapi masalah ini, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menyebut bahwa semua tindakan sudah dilakukan untuk menstabilkan aliran listrik. Semua pekerja sudah dikerahkan untuk memperbaiki jaringan listrik di seluruh Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More

Serangan Bom dan Senjata di Pakistan, 48 Orang Tewas!

01 Feb 2026, 23:27 WIBNews