- Nota Kesepahaman tentang Pembentukan Dialog Strategis Komprehensif Khusus
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia
- Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual
- Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea).
Prabowo Saksikan 10 MoU RI dan Korsel, Ada Digital hingga Danantara

- Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyaksikan penandatanganan 10 MoU strategis mencakup ekonomi, energi bersih, digital, hingga keuangan di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae.
- Prabowo menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam menjaga hubungan Indonesia–Korsel yang saling melengkapi demi kesejahteraan ekonomi kedua negara di tengah dinamika global.
- Prabowo mendorong para menteri memperkuat implementasi kerja sama agar sinergi kemajuan teknologi Korea Selatan dan sumber daya alam Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kedua pihak.
Jakarta, IDN TImes - Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Jae-myung menyaksikan penandatangan memorandum of understanding (MoU), kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan. Penandatangan MoU itu digelar digelar di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026).
Kerja sama tersebut meliputi sektor ekonomi, energi, digital hingga industri masa depan. Berikut daftar MoU yang diteken:
1. Keterbukaan dan kejujuran jadi kunci kerja sama

Prabowo mengatakan, keterbukaan dan kejujuran jadi kunci kerja sama Indonesia dan Korea Selatan. Sebab, dinamika dan potensi perbedaan pandangan tetap ada di kemudian hari.
Mantan Menteri Pertahanan itu menyampaikan, hubungan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan harus terus dijaga. Prabowo mengatakan, Indonesia dan Korea Selatan merupakan negara yang saling melengkapi.
“Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi,” ujar Prabowo dalam keterangannya.
2. Kemajuan di Korea Selatan bisa bersinergi dengan SDA Indonesia

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan, kemajuan di Korea Selatan di bidang industri, sains dan teknologi bisa bersinergi dengan sumber daya alam (SDA) Indonesia.
“Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Republik Korea menjadi semakin penting,” kata Prabowo.
3. Prabowo dorong para menteri tingkatkan kerja sama

Presiden Prabowo mendorong para menteri untuk meningkatkan kerja sama. Sehingga, ada kesepakatan positif yang bisa menguntungkan Indonesia dan Korea Selatan.
“Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini,” imbuhnya.

















