Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ini Susunan Kabinet Inggris yang Baru, Banyak Nama Lama

Ini Susunan Kabinet Inggris yang Baru, Banyak Nama Lama
PM baru Inggris, Andy Burnham di depan Downing Street 10. (AFP/Henry Nicholls)
Intinya Sih
  • Perdana Menteri Inggris Andy Burnham resmi umumkan kabinet pertamanya dengan sejumlah perombakan besar setelah menjabat pada 20 Juli 2026.
  • John Healey ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan perannya sebelumnya sebagai Menteri Pertahanan, sementara Ed Miliband dan Wes Streeting menempati posisi baru strategis.
  • Sejumlah tokoh lama seperti Louise Haigh, Yvette Cooper, dan Angela Rayner bergeser ke kementerian berbeda, melengkapi formasi pemerintahan baru Burnham.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengumumkan susunan kabinet pertamanya pada Senin (20/7/2026), sesaat setelah resmi memasuki Downing Street sebagai kepala pemerintahan baru Inggris.

Burnham menjadi perdana menteri ketujuh Inggris dalam kurun waktu sedikit lebih dari satu dekade. Ia langsung menunjuk sejumlah nama untuk mengisi posisi strategis di kabinet yang akan membantunya menjalankan pemerintahan.

Salah satu perubahan penting adalah penunjukan John Healey sebagai Menteri Keuangan (Chancellor). Healey sebelumnya menjabat Menteri Pertahanan pada pemerintahan Keir Starmer sebelum mengundurkan diri bulan lalu sebagai bentuk protes terhadap rencana investasi pertahanan.

Selain Healey, Burnham juga merombak sejumlah kementerian lain, termasuk menunjuk Ed Miliband sebagai Menteri Luar Negeri dan Wes Streeting sebagai Menteri Pertahanan.

Burnham sebelumnya menyatakan pemerintahannya akan menjadi “pemutus kebuntuan” bagi Inggris melalui perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan dan pemerataan pembangunan.

1. Eks Menhan era Keir Starmer jadi Menteri Keuangan

IMG_0379.jpeg
Eks Menhan Inggris John Healey kini menjadi Menteri Keuangan. (AFP/Henry Nicholls)

Penunjukan John Healey menjadi salah satu sorotan utama dalam kabinet baru Burnham. Healey sebelumnya dikenal sebagai Menteri Pertahanan pada pemerintahan Keir Starmer. Ia meninggalkan jabatannya setelah menyatakan keberatan terhadap rencana investasi pertahanan yang diajukan pemerintah sebelumnya.

Sementara itu, Ed Miliband yang sebelumnya menjabat Menteri Keamanan Energi kini dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri.

Posisi Menteri Pertahanan selanjutnya diisi Wes Streeting yang sebelumnya memimpin Kementerian Kesehatan.

2. Sejumlah wajah lama bergeser ke pos baru

ilustrasi London, Inggris, Eropa
ilustrasi London, Inggris, Eropa (pexels.com/Daria Agafonova)

Burnham juga menunjuk Louise Haigh sebagai First Secretary of State, Chancellor of the Duchy of Lancaster, sekaligus Menteri Kantor Kabinet. Pat McFadden kembali dipercaya menjabat Menteri Ketenagakerjaan dan Pensiun.

Yvette Cooper yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini ditunjuk menjadi Menteri Kesehatan.

Sementara Angela Rayner dipercaya memimpin Kementerian Perumahan, Komunitas, dan Pemerintahan Daerah.

Jonathan Reynolds ditunjuk sebagai Menteri Bisnis dan Perdagangan, sedangkan Lucy Powell memimpin Kementerian Pendidikan.

3. Kabinet baru lengkapi pemerintahan Burnham

Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham
Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham (NHS Confederation, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Lisa Nandy dipercaya menjadi Menteri Digital, Kebudayaan, Media, dan Olahraga.

Alex Norris ditunjuk sebagai Lord Chancellor sekaligus Menteri Kehakiman, sementara Angela Eagle memimpin Kementerian Lingkungan Hidup.

Miatta Fahnbulleh dipercaya menjadi Menteri Keamanan Energi. Chris Bryant ditunjuk sebagai Menteri Irlandia Utara, Stephen Kinnock sebagai Menteri Wales, dan Douglas Alexander kembali menjabat Menteri Skotlandia.

Shabana Mahmood tetap mempertahankan posisinya sebagai Menteri Dalam Negeri, Heidi Alexander menjadi Menteri Perhubungan, sedangkan Bridget Phillipson tetap menjadi anggota penuh kabinet sebagai Menteri Perempuan dan Kesetaraan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More