Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rayakan Ultah ke-80, Trump Gelar Pertunjukan UFC di Gedung Putih

Rayakan Ultah ke-80, Trump Gelar Pertunjukan UFC di Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump rayakan ulang tahun ke-80. (AFP/Pool/JACQUELYN MARTIN)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Donald Trump merayakan ulang tahunnya ke-80 dengan menggelar pertunjukan UFC di halaman selatan Gedung Putih, dihadiri lebih dari 4.000 tamu dan disaksikan ribuan orang lainnya.
  • Perayaan tersebut bertepatan dengan pengumuman kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik berkepanjangan, yang dimediasi oleh Pakistan.
  • Acara turut dihadiri tokoh seperti Dana White dan Mark Zuckerberg, menampilkan momen unik seperti jet tempur melintas serta interaksi langsung para petarung dengan Trump.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times – Presiden Amerika Serikat Donald Trump merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada Minggu (14/6/2026) waktu setempat dengan menggelar pertunjukan Ultimate Fighting Championship (UFC) di halaman selatan Gedung Putih.

Perayaan tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Acara UFC digelar di South Lawn Gedung Putih dengan arena oktagon yang dibangun khusus. Trump hadir bersama Presiden UFC Dana White dan menyaksikan langsung pertandingan dari area dekat arena.

Lebih dari 4.000 tamu diundang menghadiri acara tersebut. Ribuan orang lainnya menyaksikan melalui layar besar yang dipasang di kawasan Ellipse yang berada tidak jauh dari kompleks Gedung Putih.

1. Trump ikut tinjau arena UFC

Presiden AS Donald Trump dan Presiden UFC Dana White memantau arena UFC di Gedung Putih.
Presiden AS Donald Trump dan Presiden UFC Dana White memantau arena UFC di Gedung Putih. (AFP/Pool/JACQUELYN MARTIN)

Sebelum pertandingan dimulai, Trump dan Dana White berjalan bersama dari Oval Office menuju balkon Blue Room untuk melihat arena pertandingan. Keduanya berdiri saat lagu kebangsaan Amerika Serikat dikumandangkan, sementara sejumlah jet tempur melintas di udara.

Arena sementara dibangun di bawah struktur logam raksasa bernama The Claw yang dilengkapi sistem pencahayaan, layar besar, dan perangkat suara. Dana White menyebut acara tersebut sebagai peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Acara ini adalah acara yang benar-benar unik, acara yang luar biasa,” kata White dalam sesi promosi di Lincoln Memorial, dikutip dari Euronews, Senin (15/6/2026)

Selama pertandingan berlangsung, sejumlah petarung terlihat mendatangi Trump setelah meraih kemenangan. Petarung Bo Nickal, misalnya, menghampiri Trump usai memenangkan laga dan menyampaikan apresiasinya kepada presiden AS tersebut.

“Saya harus berterima kasih kepada Presiden Trump karena membuat ini terjadi,” kata Nickal.

Ia kemudian menambahkan, “Dia adalah sosok yang spesial.”

2. Berlangsung di tengah kesepakatan awal AS-Iran

ilustrasi miniatur perang Iran vs US-Israel
ilustrasi miniatur perang Iran vs US-Israel (unsplash.com/ Saifee Art)

Perayaan ulang tahun Trump berlangsung di tengah perkembangan diplomatik penting terkait konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pada hari yang sama, Trump mengumumkan bahwa kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran telah tercapai.

Pengumuman itu juga disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang menjadi salah satu mediator dalam proses negosiasi. Meski demikian, sejumlah rincian kesepakatan masih belum diumumkan secara resmi.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan proses menuju perdamaian masih membutuhkan waktu. “Saya tidak akan mengatakan bahwa semua orang akan bernyanyi Kumbaya besok. Akan butuh sedikit waktu untuk mempelajari jalan menuju perdamaian, tetapi saya pikir kita mengambil langkah yang sangat, sangat besar malam ini,” ujar Vance.

Trump juga mengaitkan penyelenggaraan acara UFC tersebut dengan rangkaian peringatan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.

3. Acara diwarnai sejumlah momen menarik

Trump rayakan ultah ke-80 tahun dengan menggelar pertandingan UFC di Gedung Putih.
Trump rayakan ultah ke-80 tahun dengan menggelar pertandingan UFC di Gedung Putih. (AFP/Pool/JACQUELYN MARTIN)

CEO Meta Mark Zuckerberg turut menghadiri acara tersebut. Ia terlihat berbincang dengan Trump selama beberapa menit di sela pertandingan. Dalam salah satu laga utama, petarung Kanada Aiemann Zahabi yang mengalahkan Sean O’Malley juga menghampiri Trump dan berjabat tangan dengan presiden AS tersebut.

Menjelang tengah malam, sebuah jet tempur kembali melintas di atas arena pertandingan yang masih dipadati penonton.

Meski berlangsung meriah, akhir pekan Trump juga diwarnai sejumlah perkembangan lain. Sebelum acara dimulai, petarung UFC Sean Strickland dilaporkan dikawal keluar dari kawasan Ellipse oleh aparat penegak hukum.

Di sisi lain, pekerja terlihat mencopot nama Trump dari Kennedy Center setelah seorang hakim memutuskan penggunaan nama presiden untuk fasilitas tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Gedung Putih menilai penyelenggaraan acara UFC itu menjadi bagian dari perayaan nasional yang lebih luas. “Menggelar tontonan ini di rumah rakyat pada Hari Bendera dan saat peringatan 250 tahun negara kami merupakan penghormatan yang tepat,” kata juru bicara Gedung Putih Allison Schuster.

Perayaan itu menjadi salah satu momen paling tidak biasa yang pernah digelar di Gedung Putih, dengan arena pertarungan UFC berdiri di halaman yang selama ini lebih identik dengan acara kenegaraan dan seremoni resmi.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina

Related Articles

See More