Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ribuan Guru di Portugal Gelar Demo Tuntut Kenaikan Gaji

Ribuan Guru di Portugal Gelar Demo Tuntut Kenaikan Gaji
potret bendera Portugal (pexels.com/Elsa silva)
Intinya Sih
  • Ribuan guru di Portugal turun ke jalan di Lisbon menuntut kenaikan gaji, perbaikan jenjang karier, dan lingkungan kerja yang lebih baik melalui aksi yang digerakkan serikat FENPROF.
  • Pemerintah sempat menyetujui kenaikan gaji pada 2024, namun realisasinya masih rendah dengan rata-rata hanya 1.714 euro per bulan, menjadikan Portugal salah satu negara OECD bergaji guru terendah.
  • Gaji rendah membuat banyak guru berpotensi mundur dan generasi muda enggan jadi pendidik, memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan kualitas pendidikan di Portugal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Ribuan guru di Portugal menggelar demo besar-besaran di Ibu Kota Lisbon pada Sabtu (16/5/2026). Demo tersebut dilakukan untuk memprotes pemerintah agar mau menaikkan gaji guru. Selain itu, demo juga dilakukan untuk mendesak pemerintah agar mau memperbaiki jenjang karier guru dan memberikan guru lingkungan kerja yang lebih baik.  

Dilansir The Strait Times, Minggu (17/5/2026), demo tersebut diorganisir oleh serikat pekerja guru Portugal bernama FENPROF. FENPROR menilai, Pemerintah Portugal telah mengabaikan nasib dan kesejahteraan guru sejak lama. Sebab, guru di Portugal tidak memiliki gaji yang layak, tidak punya jenjang karier yang jelas, dan selalu mendapatkan beban kerja tinggi.

1. Pemerintah Portugal sudah setuju menaikkan gaji guru pada 2024

Dua orang sedang melakukan traksaksi uang tunai.
ilustrasi gaji guru (pexels.com/www.kaboompics.com)

Sebetulnya, Pemerintah Portugal sudah menyetujui keinginan FENPROF untuk menaikkan gaji guru pada 2024. Namun, praktik di lapangan rupanya jauh berbeda. Sebab, kenyataannya, gaji guru di Portugal hanya menyentuh 1.714 euro atau Rp35 juta per bulan. Jumlah tersebut belum dipotong pajak. Ini membuat Portugal menjadi negara anggota Organisation for Economic Co-operation and Development OECD dengan gaji guru paling rendah. 

"Saya kehilangan 60.000 euro yang tidak akan pernah saya dapatkan kembali. Mereka hanya mengembalikan sedikit sekali dan kita seharusnya senang dengan itu? Tidak. Kita perlu dihargai dengan sepatutnya," kata Catarina Pinheiro, 47 tahun, seorang guru geologi yang menjadi salah satu peserta dalam aksi demo di Lisbon saat diwawancara oleh awak media.

2. Guru sekolah negeri di Portugal mendapatkan gaji paling rendah

Seorang guru sedang mengajar murid di kelas.
Seorang guru sedang mengajar murid di kelas. (unsplash.com/National Cancer Institute)

Rata-rata gaji guru di Portugal memang jauh dari negara-negara anggota OECD lainnya, seperti Australia, Belgia, dan Kanada. Guru sekolah negeri di Portugal menjadi guru yang paling rendah mendapatkan bayaran. Namun, guru-guru sekolah swasta di sana juga kerap mendapatkan gaji kecil yang tidak sesuai dengan beban kerja mereka. 

Di Portugal, gaji guru paling besar adalah 3.700 euro. Jika dikonversi ke dalam kurs rupiah saat ini, jumlah tersebut setara dengan Rp75,6 juta per bulan. Di Indonesia, jumlah tersebut tentu sudah sangat besar. Namun, bagi negara-negara Eropa seperti Portugal, gaji Rp75,6 juta per bulan akan terasa sangat kecil. Sebab, jumlah pengeluaran, khususnya pengeluaran untuk pajak penghasilan, jauh lebih besar dari Indonesia.  

3. Rendahnya gaji guru jadi ancaman bagi pendidikan di Portugal

Seorang guru sedang mengajar murid di kelas.
ilustrasi pendidikan (pexels.com/Max Fischer)

Rendahnya gaji guru ini menjadi ancaman bagi pendidikan di Portugal. Sebab, guru-guru di sana diprediksi bakal banyak yang mengundurkan diri dari pekerjaannya. Selain itu, generasi muda yang seharusnya jadi harapan baru untuk mencetak guru-guru unggul juga makin enggan bekerja menjadi guru karena gajinya yang tidak sepadan dengan beban kerja. 

Sama seperti di Indonesia, gaji guru juga menjadi salah satu masalah pendidikan yang tidak kunjung selesai di Portugal. Sebab, permasalahan gaji guru ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Pada 2023, misalnya, puluhan ribu guru di Portugal juga pernah menggelar demo besar-besaran untuk mendesak pemerintah menaikkan gaji mereka. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More