Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Wamenlu Havas Ungkap Skema Kerja BoP Libatkan Teknokrat Palestina

Wamenlu Arif Havas Oegroseno. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
Wamenlu Arif Havas Oegroseno. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
Intinya sih...
  • Penggunaan iuran BoP masih dalam tahap pembahasan
  • Struktur teknis BoP memiliki badan eksekutif dan National Committee
  • Teknokrat Palestina akan terlibat langsung dalam pelaksanaan program BoP
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno menjelaskan secara garis besar mekanisme kerja Board of Peace (BoP) yang tengah dibahas. Menurutnya, sejumlah aspek teknis masih dalam tahap pendalaman dan pembahasan lanjutan.

Ia menegaskan, pembahasan mengenai iuran serta penggunaan dana BoP belum sepenuhnya final. Saat ini, pemerintah masih melakukan diskusi lebih mendalam sebelum mengambil keputusan lebih rinci.

Dalam penjelasannya, Havas juga memaparkan BoP akan memiliki struktur kelembagaan tersendiri, termasuk badan eksekutif yang bertugas menjalankan program-program di lapangan.

Yang menjadi sorotan, BoP akan melibatkan warga Palestina, khususnya kalangan teknokrat, dalam struktur pelaksanaannya.

1. Penggunaan iuran BoP masih dalam tahap pembahasan

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno. (IDN Times/Sonya Michaella)
Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno. (IDN Times/Sonya Michaella)

Menanggapi pertanyaan mengenai pemanfaatan iuran BoP, Havas menyampaikan detailnya belum dapat dipaparkan secara lengkap kepada publik.

“Nanti akan dijelaskan lagi secara detail,” ujar Havas kepada awak media usai pertemuan para mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Rabu (4/2/2026).

Ia menekankan, saat ini prosesnya masih berjalan dan belum sampai pada tahap finalisasi kebijakan. Karena itu, pemerintah memilih berhati-hati dalam menyampaikan informasi.

“Karena masih dalam proses ya, jadi masih ada diskusi lagi yang lebih mendalam,” katanya.

Menurut Havas, pembahasan tersebut melibatkan berbagai pihak dan memerlukan kesepakatan bersama sebelum diputuskan secara resmi.

2. Struktur teknis BoP

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis (22/1/2026) di Davos, Swiss.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani Board of Peace (BoP) Charter pada Kamis (22/1/2026) di Davos, Swiss. (dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Terkait mekanisme kerja BoP, Havas menjelaskan badan ini akan memiliki struktur pelaksana yang jelas.

“Jadi BoP itu nanti ada namanya badan eksekusinya,” ujarnya.

Badan eksekutif tersebut akan menjadi pelaksana utama dari program-program yang berada di bawah naungan BoP.

Selain itu, BoP juga akan dilengkapi dengan National Committee yang berfungsi sebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan teknis.

“Ada National Committee yang isinya orang-orang teknokrat dari Palestina. Itu kesepakatannya seperti itu,” kata Havas.

3. Teknokrat Palestina jadi pelaksana program BoP

Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Sesi Board of Peace, di World Economic Forum (WEF) 2026, dibuka oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (IDN Times/Uni Lubis)

Havas memastikan keterlibatan warga Palestina menjadi bagian penting dalam desain BoP. Ia menegaskan, teknokrat Palestina akan terlibat langsung dalam struktur pelaksana.

Ia menjelaskan akan dibentuk tim khusus yang terdiri dari teknokrat Palestina yang bekerja secara profesional.

“Jadi akan ada tim khusus yang teknokrat Palestina,” ujarnya.

Havas juga menekankan tim tersebut tidak terkait dengan afiliasi politik apa pun.

“Tidak terkait political affiliation tentu-tentu,” katanya.

Tim teknokrat inilah yang nantinya akan menjadi pelaksana kegiatan-kegiatan yang berada dalam lingkup BoP.

“Dan yang akan menjadi pelaksana dari kegiatan-kegiatan yang ada di BoP tersebut,” tutup Havas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in News

See More

Pandji Pragiwaksono Harap Kasusnya Selesai dengan Restorative Justice

06 Feb 2026, 20:44 WIBNews