Hujan Deras Iringi Semangat WNI di Sydney Rayakan HUT RI
- Sekitar 200 WNI mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Wisma Indonesia, Sydney, meski hujan deras mengguyur pada 17 Agustus 2026.
- Petugas dan pasukan pengibar yang berlatih satu setengah bulan tetap menjalankan tugas; Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya dikumandangkan hingga upacara selesai.
- Diaspora, mahasiswa, pelajar, serta staf KJRI melanjutkan perayaan dengan ramah tamah, pemotongan tumpeng, dan sajian kuliner Indonesia seperti bubur Manado, bakso, serta kue tradisional.
Jakarta, IDN Times - Hujan deras mengguyur Sydney, Australia, saat masyarakat Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Namun, kondisi tersebut tak menyurutkan semangat kisaran 200 warga Indonesia untuk mengikuti upacara bendera yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney di Wisma Indonesia.
Upacara berlangsung khidmat sejak pukul 10.15 hingga sekitar 11.00 waktu setempat. Upacara diikuti oleh diaspora Indonesia, mahasiswa, pelajar, jajaran KJRI Sydney, hingga 12 pelajar Macarthur Anglican School yang mempelajari bahasa Indonesia. Para peserta upacara bertahan hingga akhir.
1. Merah Putih berkibar di tengah hujan

Masyarakat Indonesia di Sydney Peringati HUT ke-81 RI. (Dok. KJRI Sydney) Upacara peringatan HUT RI berlangsung istimewa di Sydney dengan guyuran hujan. Para petugas upacara dan Pasukan Pengibar Bendera yang telah berlatih sekitar satu setengah bulan tetap menjalankan tugas dengan disiplin.
Merah Putih tetap dikibarkan dan lagu Indonesia Raya berkumandang di Wisma Indonesia. Konjen RI Sydney memaknai hujan yang turun sebagai berkah sekaligus simbol semangat masyarakat Indonesia yang tetap berdiri bersama di perantauan.
“Hujan hari ini kita maknai sebagai berkah bagi kita semua dan bagi Indonesia dalam merayakan 81 tahun kemerdekaan. Di tengah hujan, kita tetap berdiri bersama, Merah Putih tetap berkibar, dan semangat kebangsaan tetap menyala,” ujar Konsul Jenderal RI Sydney, Pendekar Muda Leonard Sondakh, mengutip keterangan tertulis.
2. Upacara terasa lebih berkesan
Masyarakat Indonesia di Sydney Peringati HUT ke-81 RI. (Dok. KJRI Sydney) Bagi diaspora Indonesia, upacara kemerdekaan di luar negeri menghadirkan pengalaman emosional tersendiri. Jarak ribuan kilometer dari Tanah Air tidak mengurangi rasa bangga untuk mengenang perjuangan dan merayakan kemerdekaan bersama sesama masyarakat Indonesia.
Salah satu mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi S3 di University of Sydney, Raka Pamungkas menilai, upacara kali ini memperkuat rasa cinta terhadap Indonesia.
“Melaksanakan upacara di luar negeri memberikan makna yang sangat mendalam bagi saya. Di tengah lingkungan yang jauh dari tanah air, suasana upacara terasa begitu khidmat dan membuat rasa cinta serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia semakin kuat. Momen ini mengingatkan kami, para mahasiswa Indonesia di luar negeri, akan identitas, perjuangan, dan nilai-nilai kebangsaan yang selalu kami bawa, meskipun sedang menempuh pendidikan jauh dari Indonesia,” kata Raka.
Antusiasme serupa dirasakan diaspora Indonesia yang hadir dalam peringatan tersebut. “Meski hujan deras, semangat kami untuk merayakan HUT RI tidak surut. Justru terasa lebih berkesan karena kami tetap bisa berdiri bersama dan merayakan kemerdekaan Indonesia di Sydney,” ujar seorang diaspora Indonesia.
3. Tumpeng dan kuliner khas Indonesia jadi obat rindu

Masyarakat Indonesia di Sydney Peringati HUT ke-81 RI. (Dok. KJRI Sydney) Setelah upacara selesai, masyarakat Indonesia melanjutkan perayaan dengan kegiatan ramah tamah. Suasana kebersamaan semakin terasa saat Konjen RI Sydney memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada masyarakat Indonesia yang berulang tahun pada tanggal yang sama dengan Hari Kemerdekaan RI.
Perayaan kemudian semakin semarak dengan beragam makanan khas Indonesia. Bubur Manado, bakso, serta aneka kue tradisional disajikan untuk para peserta, menjadi pengobat rindu terhadap Tanah Air di tengah kehidupan masyarakat Indonesia di Australia.



















