Belut serigala (commons.wikimedia.org/Alaska Fisheries Science Center)
Menurut para pemelihara belut serigala di akuarium, belut serigala justru menunjukkan sikap sebaliknya yakni suka bersembunyi atau pemalu dan mereka sangat lambat pergerakannya.
Kembali ke alam liar. Belut serigala cenderung menghabiskan banyak waktunya merayap melalui celah-celah terumbu karang. Namun tempat tinggal idealnya adalah gua. Belut serigala makan, kawin dan bersosialisasi dengan keluarga di dalam gua.
Ternyata gua itu tidak hanya dihuni oleh belut serigala, tapi juga gurita pasifik raksasa. Keduanya memilih untuk berbagi wilayah di satu gua yang sama tujuannya untuk mengamankan diri dari predator.
Uniknya, hanya dukun beberapa suku asli di Alaska yang boleh memakan belut serigala. Konon, dukun yang memakan ikan itu dapat meningkatkan kemampuan penyembuhan dalam praktek dukun. Daging belut serigala dikenal manis dan gurih.
Manusia bisa mendekati belut serigala saat di lautan. Belut serigala suka digelitik oleh para penyelam dengan mengelus dan menggaruk bagian bawah dagu ikan tersebut.
Sudah kita temukan keunikan menonjol dari belut serigala: kedua induk yang memperlakukan telurnya dengan sangat baik, predator yang rakus dan ikan yang pemalu dan juga lambat. Mana nih yang kamu suka?