Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Fakta Belut Serigala, Dikenal Ikan yang Rakus dan Pemalu
Belut serigala (commons.wikimedia.org/Chad King)
  • Belut serigala bukan belut sejati, melainkan ikan dari ordo scorpaeniformes yang hidup di Samudra Pasifik dan masih berstatus aman dari kepunahan.
  • Ikan ini dikenal rakus dengan gigi tajam yang mampu menghancurkan cangkang keras serta memiliki nafsu makan tinggi sejak muda.
  • Pasangan belut serigala bersifat monogami, merawat telur bersama hingga menetas, dan di alam liar mereka dikenal pemalu serta hidup di gua bersama gurita pasifik raksasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Secara fisik, belut serigala memang mirip seperti belut. Namun kenyataannya, belut serigala bukan belut sejati (anguilliformes). Belut serigala sebenarnya masuk dalam ordo scorpaeniformes bersama dengan ikan kelajengking dan ikan singa.

Ikan yang berwajah seram ini, hidup di kawasan Samudra Pasifik termasuk pantai Amerika Utara, Laut Jepang, Laut Okhotsk, pulau-pulau di lepas pantai Alaska hingga California, Amerika Serikat.

Mengenai status konservasinya, populasi belut serigala masih dikatakan aman dari kepunahan sebagai 'resiko rendah'. Saya ingin membagikan trivia menarik belut serigala untuk kamu. Simak.

1. Ciri fisik belut serigala

Belut serigala (commons.wikimedia.org/USEPA Environmental-Protection-Agency)

Belut serigala mempunyai ciri utama berwujud panjang dengan ekor tebal dan berotot mencapai 7 kaki. Belut serigala sebagian besar waktunya menetap di perairan dangkal. Pergerakan mereka membentuk huruf S dan bergerak seperti ular.

Belut serigala ramping dengan warna abu-abu seperti awan hujan, berkepala besar dengan bintik-bintik gelap di punggungnya. Belut ini memiliki satu sirip punggung panjang yang membentang dari atas kepala hingga ujung tubuhnya. Belut serigala juga memiliki hingga 250 tulang ikan yang kecil.

Belut serigala adalah vertebrata memiliki tulang belakang yang membentang dari tengkorak hingga ujung ekor. Tulang-tulang ini membantu kerja sirip untuk melakukan pergerakan yang cepat.

2. Belut serigala memiliki nafsu makan yang tinggi

Belut serigala (commons.wikimedia.org/Abujoy)

Mukanya seram senada dengan gigitannya yang kuat, tajam dan panjang mampu menghancurkan cangkang keras. Belut serigala adalah karnivora yang cukup ganas. Diberkahi 4-6 gigi taring di bagian depan dan gigi geraham bagian belakang yang berguna untuk menghancurkan dan menggiling mangsanya.

Insting membunuh dan memburu mangsa sudah ada dilakukan sejak belut serigala berusia muda dengan warna oranye yang cerah. Belut serigala memburu dengan mengamati air.

Proses penyerangan mangsa dimulai saat belut serigala membengkokkan tubuh mungilnya berbentuk S menyamping lalu menerkam mangsa. Banyak hewan yang diburu ikan ini meliputi kepiting, bintang laut pipih dan landak laut.

Belut serigala muda memiliki nafsu makan sangat tinggi. Buktinya, mereka mampu memakan 100 larva ikan hering sekaligus dalam satu waktu. Sedangkan belut serigala dewasa mampu memakan sebanyak 24 kepiting dunguness dalam satu hari, dilansir montereybayaquarium.org.

3. Kedua induk sangat teratur merawat anak-anaknya

Belut serigala (commons.wikimedia.org/Oviphagy)

Pasangan belut serigala menerapkan monogami atau kawin hanya dengan satu pasangan seumur hidup. Kedua induknya dikenal sangat perhatian dengan anak-anak sedari awal yakni merawat telurnya dengan sangat hati-hati.

Saat berusia 7 tahun, betina dapat bertelur hingga 10 ribu butir sekaligus. Betina mengurus semua telurnya itu dengan melilitkan tubuhnya, kemudian telurnya akan tersusun menjadi bola yang terlihat rapi.

Jantan akan melingkari tubuh betina sebagai mekanisme perlindungan tambahan terhadap telur. Betina mengalirkan air di setiap telur agar mendapatkan oksigen. Ini lah metode terbaik sebelum telur menetas biasanya 4 bulan setelahnya.

4. Cerita menarik lainnya tentang belut serigala

Belut serigala (commons.wikimedia.org/Alaska Fisheries Science Center)

Menurut para pemelihara belut serigala di akuarium, belut serigala justru menunjukkan sikap sebaliknya yakni suka bersembunyi atau pemalu dan mereka sangat lambat pergerakannya.

Kembali ke alam liar. Belut serigala cenderung menghabiskan banyak waktunya merayap melalui celah-celah terumbu karang. Namun tempat tinggal idealnya adalah gua. Belut serigala makan, kawin dan bersosialisasi dengan keluarga di dalam gua.

Ternyata gua itu tidak hanya dihuni oleh belut serigala, tapi juga gurita pasifik raksasa. Keduanya memilih untuk berbagi wilayah di satu gua yang sama tujuannya untuk mengamankan diri dari predator.

Uniknya, hanya dukun beberapa suku asli di Alaska yang boleh memakan belut serigala. Konon, dukun yang memakan ikan itu dapat meningkatkan kemampuan penyembuhan dalam praktek dukun. Daging belut serigala dikenal manis dan gurih.

Manusia bisa mendekati belut serigala saat di lautan. Belut serigala suka digelitik oleh para penyelam dengan mengelus dan menggaruk bagian bawah dagu ikan tersebut.

Sudah kita temukan keunikan menonjol dari belut serigala: kedua induk yang memperlakukan telurnya dengan sangat baik, predator yang rakus dan ikan yang pemalu dan juga lambat. Mana nih yang kamu suka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team