Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Burung Lonceng Tiga Gelambir, Burung Migran Amerika Tengah
Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Cephas)
  • Burung lonceng tiga gelambir adalah spesies migran Amerika Tengah yang berkembang biak di hutan awan Kosta Rika pada Maret–September, lalu berpindah ke dataran rendah dan hutan bakau.
  • Jantan berwarna cokelat kemerahan dengan kepala-dada putih serta tiga gelambir hitam hingga 10 cm di sekitar paruh; betina lebih kecil dengan bulu hijau zaitun.
  • Burung ini memakan buah, membantu penyebaran biji, dan jantannya berkicau hingga 100 desibel untuk menarik betina; status konservasinya masih Rentan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di Amerika Tengah, ada satu burung yang penampilan dan suaranya sangat unik. Namanya burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). Burung ini punya tiga gelambir hitam yang menggantung di sekitar paruhnya dan suara kicauannya yang sangat keras seperti lonceng.

Penasaran? Yuk, langsung simak artikel ini untuk tahu fakta-fakta menarik tentang burung lonceng tiga gelambir!

1. Penampilan jantan dan betina sangat berbeda

Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Cephas)

Burung lonceng tiga gelambir punya ukuran tubuh sedang, yaitu sekitar 25 sampai 30 cm. Burung jantan bulu fisiknya berwarna cokelat kemerahan dengan kepala dan dada putih bersih. Selain itu, area mata dan paruhnya berwarna hitam pekat yang bikin tampilannya makin kontras.

Sementara itu, burung betina punya ukuran tubuh yang relatif lebih kecil dibanding jantan. Warna bulunya dominan hijau zaitun dengan garis-garis kekuningan di bagian perut. Di area bawah ekornya, bulu burung betina ini juga dihiasi warna kuning yang khas.

2. Burung jantan punya tiga gelambir yang menggantung di sekitar paruhnya

Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/James St. John)

Burung lonceng tiga gelambir jantan punya ciri khas yang gampang banget kamu kenali. Ia punya tiga gelambir kulit mirip cacing yang menggantung tepat di sekitar paruhnya. Saat burung ini bernyanyi atau berinteraksi, gelambirnya bisa memanjang sampai 10 cm.

Meskipun begitu, gelambir ini bakal tetap terkulai dan enggak bisa ditegakkan. Gelambirnya cuma bisa bergoyang saat si jantan menggerakkan tubuhnya karena enggak punya otot untuk dikendalikan. Gelambir bagian samping pun bakal tetap menggantung lurus ke bawah, sementara yang tengah tidak pernah menunjuk ke atas.

3. Spesies burung migran asal amerika tengah

Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Erik Terdal)

Burung lonceng tiga gelambir merupakan spesies burung migran asal Amerika Tengah yang tersebar dari Honduras bagian barat sampai Panama bagian timur. Dilansir eBird, burung ini biasa hidup di area hutan dan lebih sering menghabiskan waktunya di kanopi pohon.

Saat musim berkembang biak tiba sekitar bulan Maret hingga September, burung ini menetap di dataran tinggi Kosta Rika, khususnya di area hutan awan. Begitu musim tersebut selesai, mereka bakal bermigrasi turun ke dataran rendah dan berpindah ke kawasan hutan bakau.

4. Suka makan alpukat liar

Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Noel Reynolds)

Dilansir Birds of the World, burung lonceng tiga gelambir sangat suka makan buah dari keluarga alpukat liar (Lauraceae), baik saat musim kawin maupun musim dingin. Karena jenis pohon ini tidak selalu berbuah sepanjang tahun, mereka tidak cuma bergantung pada satu jenis buah saja. Mereka bakal makan berbagai jenis buah yang ada di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Saat makan, burung ini punya peran besar dalam menjaga kelestarian hutan lewat penyebaran biji. Biji buah yang tidak bisa dicerna akan dimuntahkan kembali di sekitar area tempat mereka bertengger. Cara ini sangat membantu biji tanaman untuk tumbuh dan membuat peluang hidup bibit pohon meningkat hampir dua kali lipat.

5. Burung jantan punya suara keras seperti lonceng logam

Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Procnias_tricarunculata_-Costa_Rica_-male-8.jpg: Ryan Kozie/derivative work: Snowmanradio)

Dilansir Birds of the World, burung lonceng tiga gelambir jantan punya suara super keras yang terdengar seperti dentangan lonceng logam atau bunyi “boing”. Suaranya dihasilkan dengan membuka mulut lebar-lebar ke depan dan bisa terdengar dari jarak yang sangat jauh. Kerasnya suara burung ini bahkan bisa mencapai 100 desibel, sehingga berpotensi merusak gendang telinga manusia kalau terdengar dari dekat.

Menariknya, nyanyian burung ini terus dipelajari dan diperbarui oleh burung dewasa agar sesuai dengan suara kelompoknya. Suara mereka juga tergolong sederhana karena cuma terdiri dari tiga jenis bunyi utama, yaitu "BONK", siulan, dan desisan. Burung jantan bakal makin berisik menghabiskan harinya untuk berkicau demi menarik perhatian betina.

Meskipun area berkembang biaknya sudah berada di beberapa cagar alam yang dilindungi, status konservasi burung lonceng tiga gelambir saat ini masih dikategorikan sebagai Rentan. Oleh karena itu, kelestarian hutan awan di Amerika Tengah harus terus dijaga agar burung unik bernyanyi nyaring ini tidak punah dari alam liar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article