Burung lonceng tiga gelambir (Procnias tricarunculatus). (commons.wikimedia.org/Procnias_tricarunculata_-Costa_Rica_-male-8.jpg: Ryan Kozie/derivative work: Snowmanradio)
Dilansir Birds of the World, burung lonceng tiga gelambir jantan punya suara super keras yang terdengar seperti dentangan lonceng logam atau bunyi “boing”. Suaranya dihasilkan dengan membuka mulut lebar-lebar ke depan dan bisa terdengar dari jarak yang sangat jauh. Kerasnya suara burung ini bahkan bisa mencapai 100 desibel, sehingga berpotensi merusak gendang telinga manusia kalau terdengar dari dekat.
Menariknya, nyanyian burung ini terus dipelajari dan diperbarui oleh burung dewasa agar sesuai dengan suara kelompoknya. Suara mereka juga tergolong sederhana karena cuma terdiri dari tiga jenis bunyi utama, yaitu "BONK", siulan, dan desisan. Burung jantan bakal makin berisik menghabiskan harinya untuk berkicau demi menarik perhatian betina.
Meskipun area berkembang biaknya sudah berada di beberapa cagar alam yang dilindungi, status konservasi burung lonceng tiga gelambir saat ini masih dikategorikan sebagai Rentan. Oleh karena itu, kelestarian hutan awan di Amerika Tengah harus terus dijaga agar burung unik bernyanyi nyaring ini tidak punah dari alam liar.