Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benarkah Tumbler Tidak Boleh Diisi Air Kelapa, Akan Meledak?

3 min read
Benarkah Tumbler Tidak Boleh Diisi Air Kelapa, Akan Meledak?
ilustrasi tumbler (unsplash.com/Milad Fakurian)
  • Air kelapa aman dimasukkan ke tumbler stainless steel dan tidak bereaksi menghasilkan zat berbahaya.

  • Namun, residu gula serta mineral dalam air kelapa mengharuskan wadah atau tumbler segera dibersihkan.

  • Air kelapa yang difermentasi dalam tumbler tertutup rapat dapat menghasilkan gas dan meningkatkan tekanan, sehingga tutup terdorong, terbuka tiba-tiba, atau wadah rusak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tumbler kini menjadi salah satu barang yang sering dibawa untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari. Tak hanya air putih, tumbler juga kerap digunakan untuk menyimpan minuman lain, termasuk air kelapa. Namun, belakangan muncul perbincangan di media sosial yang menyebut air kelapa bisa membuat tumbler meledak.

Lantas, benarkah tumbler tidak boleh diisi air kelapa? Kekhawatiran tersebut berkaitan dengan perubahan yang dapat terjadi pada air kelapa, terutama ketika disimpan terlalu lama dalam wadah yang tertutup rapat. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

  1. 1. Benarkah tumbler tidak boleh diisi air kelapa?

    Anggapan bahwa tumbler tidak boleh diisi air kelapa karena bisa meledak sebenarnya perlu diluruskan. Air kelapa aman dimasukkan ke tumbler berbahan stainless steel karena tidak akan bereaksi dengan logam hingga menghasilkan zat berbahaya. Namun, air kelapa memiliki kandungan gula dan mineral yang dapat meninggalkan residu sehingga tumbler perlu segera dibersihkan setelah digunakan.

    Risiko muncul jika air kelapa yang sudah mulai berubah atau mengalami fermentasi disimpan terlalu lama dalam tumbler yang tertutup rapat. Proses tersebut dapat menghasilkan gas yang terperangkap dan meningkatkan tekanan di dalam wadah. Jika tekanan terus bertambah, tutup tumbler dapat terdorong atau terbuka tiba-tiba, bahkan dalam kondisi tertentu wadah dapat mengalami kerusakan. Jadi, istilah “meledak” yang beredar lebih tepat dipahami sebagai wadah yang terbuka atau pecah akibat tekanan, bukan ledakan seperti bahan peledak, ya.

  2. 2. Tips menyimpan air kelapa di dalam tumbler

    Tips menyimpan air kelapa di dalam tumbler
    ilustrasi tumbler (unsplash.com/Milad Fakurian)

    Agar tidak menimbulkan masalah dan tumbler tetap terjaga kondisinya, perhatikan beberapa tips berikut saat membawa atau menyimpan air kelapa:

    • Jangan menyimpan air kelapa terlalu lama di dalam tumbler
    • Simpan air kelapa di dalam lemari es jika ingin dikonsumsi kemudian
    • Jangan menutup rapat tumbler jika air kelapa sudah menunjukkan tanda-tanda fermentasi
    • Segera cuci tumbler setelah selesai digunakan
    • Bersihkan bagian tutup dan karet seal secara menyeluruh
    • Gunakan spons atau kain yang lembut saat mencuci tumbler setelah digunakan.

  3. 3. Jenis minuman yang sebaiknya tidak disimpan di tumbler

    Selain air kelapa, ada beberapa jenis minuman lain yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam tumbler. Berikut beberapa di antaranya.

    • Minuman bersoda

    Kandungan karbon dioksida dapat terperangkap di dalam tumbler dan meningkatkan tekanan. Akibatnya, tutup bisa terbuka tiba-tiba atau minuman menyembur saat tumbler dibuka.

    • Minuman sangat asam

    Jus jeruk, air lemon, dan cuka memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Jika terlalu lama bersentuhan dengan logam, minuman tersebut dapat memengaruhi permukaan bagian dalam tumbler dan rasa minuman.

    • Produk olahan susu

    Susu, krim, yoghurt, dan minuman protein berbahan susu dapat lebih cepat basi jika tidak disimpan dalam kondisi dingin. Residu yang tertinggal juga dapat menimbulkan bau dan lebih sulit dibersihkan.

    • Jamu atau obat herbal cair

    Beberapa kandungan dalam minuman herbal dapat berinteraksi dengan material logam pada wadah. Karena itu, minuman jenis ini sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam tumbler.

    Itulah jawaban dari benarkah tumbler tidak boleh diisi air kelapa. Air kelapa sebenarnya boleh disimpan dalam tumbler, tetapi jangan dibiarkan terlalu lama, terutama dalam kondisi tertutup rapat. Jadi, sebaiknya segera konsumsi dan jangan lupa bersihkan tumbler setelahnya, ya.

    Referensi

    "Can I Put Coconut Water in Reusable Metal Cups?". Borge Bottle. Diakses September 2026.
    "Don’t Put These Four Liquids In Stainless Steel Thermos bottles". Fayren. Diakses September 2026.
    "Which 3 Liquids Should Never Be Stored in Vacuum-Insulated Stainless Steel Bottles?". Cupique. Diakses September 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More