5 Fakta Castello Sforzesco, Museum Megah Ikon Kota Milan!

- Castello Sforzesco awalnya adalah benteng pertahanan yang dibangun kembali oleh Francesco Sforza pada tahun 1450 sebagai simbol kemegahan dan kekuatan Milan.
- Benteng ini memiliki pesona bata merah khas Renaisans, dengan menara kokoh, halaman luas, dan ruangan-ruangan istimewa yang dihiasi seni lukis dinding.
- Kastil ini kini menjadi kompleks museum terlengkap yang memamerkan seni kuno, perabot, arkeologi, dan alat musik dari berbagai zaman serta menyimpan misteri lorong rahasia dan jejak bawah tanah.
Milan tidak hanya dikenal sebagai pusat mode, tetapi juga kaya akan sejarah yang dibuktikan oleh monumen-monumen megahnya. Salah satunya adalah Castello Sforzesco. Terletak megah di jantung kota Milan, Italia, kastil ini bukan hanya bangunan tua, melainkan sebuah benteng bersejarah yang menyimpan ribuan kisah dari era Adipati hingga kini menjadi salah satu pusat koleksi seni terpenting di Eropa.
Namun, apa sebenarnya yang membuat kastil ini tetap memikat jutaan wisatawan meski usianya sudah ratusan tahun? Mari kita telusuri keunikan Castello Sforzesco dalam artikel berikut ini!
1. Awalnya adalah benteng pertahanan

Castello Sforzesco berdiri di Milan pada abad ke-15 di atas reruntuhan benteng lama milik keluarga Visconti. Awalnya, rakyat Milan yang jera dengan kepemimpinan lama sempat menghancurkan benteng tersebut untuk membangun tembok kota. Namun, sejarah berubah ketika Francesco Sforza mengambil alih kekuasaan pada tahun 1450. Ia membangun kembali kastil ini bukan sekadar sebagai benteng pertahanan, melainkan simbol kemegahan dan kekuatan Milan dengan melibatkan arsitek ternama pada masanya.
Seiring berjalannya waktu, kastil ini sempat mengalami masa kelam dan kerusakan parah akibat perang dan pengabaian. Untungnya, pada akhir tahun 1800-an, bangunan bersejarah ini dipugar kembali secara besar-besaran agar tetap lestari. Kini, Castello Sforzesco tidak lagi berfungsi sebagai markas militer, melainkan pusat budaya yang megah untuk menyimpan berbagai koleksi seni berharga milik kota Milan.
2. Pesona bata merah khas Renaisans

Castello Sforzesco adalah benteng bata merah raksasa berbentuk persegi dengan panjang tiap sisinya mencapai 200 meter. Di setiap sudutnya berdiri menara-menara kokoh, termasuk dua menara bundar besar di bagian depan yang berfungsi memperkuat dinding kastil. Bagian paling ikonik adalah Menara Filarete yang menjulang tinggi di tengah sebagai pintu masuk utama. Menara ini sengaja dibangun dengan desain yang indah dan elegan agar benteng yang awalnya tampak kaku ini terlihat lebih seperti istana megah yang mewah.
Di balik kemegahan dinding luarnya, bagian dalam kastil ini menyimpan keindahan arsitektur Renaisans yang menakjubkan. Terdapat halaman luas bernama Piazza d'Armi serta area kediaman adipati yang dihiasi dengan lorong-lorong melengkung yang cantik. Ruangan-ruangan di dalamnya juga dibuat sangat istimewa dengan langit-langit berkubah dan lukisan dinding (fresco) karya seniman besar seperti Leonardo da Vinci. Perpaduan antara gagahnya benteng pertahanan dan detail seni yang halus inilah yang membuat arsitektur kastil ini begitu unik.
3. Kompleks museum terlengkap

Ruangan-ruangan yang dulunya merupakan istana para adipati kini telah disulap menjadi deretan museum yang memamerkan kekayaan budaya Milan. Koleksi paling ikonik ada di Museum Seni Kuno, yang menyimpan mahakarya terakhir Michelangelo, Pietà Rondanini, serta makam megah penguasa Milan terdahulu. Menariknya, ruangan museum ini sendiri adalah karya seni karena dindingnya dihiasi lukisan asli karya Leonardo da Vinci. Selain itu, pengunjung bisa menjelajahi Pinacoteca yang memajang lebih dari 1.500 lukisan indah dari zaman keemasan Italia karya seniman ternama seperti Canaletto dan Tintoretto.
Tak hanya seni rupa, kastil ini juga menyimpan sejarah kehidupan sehari-hari melalui Museum Perabot dan Museum Seni Dekoratif yang memamerkan keramik hingga permadani kuno yang mewah. Ada juga Museum Arkeologi di ruang bawah tanah yang menyimpan koleksi Mesir Kuno serta peninggalan prasejarah wilayah Lombardia. Kemudian Museum Alat Musik yang unik bagi para penggemar musik untuk melihat evolusi instrumen dari seluruh dunia. Semua museum ini memberikan gambaran lengkap bagaimana mewahnya kehidupan sosial dan budaya di Milan dari abad ke abad.
4. Sala delle Asse: Mahakarya hutan murbei buatan Da Vinci

Pada masa kejayaannya, Castello Sforzesco bukan sekadar benteng, melainkan pusat kreativitas Renaisans di bawah kepemimpinan Ludovico il Moro. Di sini, Leonardo da Vinci bekerja layaknya seorang jenius serba bisa, ia merancang pesta pernikahan mewah dengan mesin-mesin canggih yang bisa memutar bintang, hingga menggambar desain menara raksasa yang sangat ambisius. Suasana istana saat itu sangat hidup, dipenuhi oleh para seniman, musisi, hingga penjahit mode terbaru, yang semuanya bertujuan untuk mengubah citra benteng militer yang kaku menjadi kediaman adipati yang paling elegan dan modern di Italia.
Salah satu warisan Leonardo yang paling memukau di kastil ini adalah dekorasi di ruangan Sala delle Asse. Ia melukis dinding dan langit-langitnya hingga menyerupai hutan pohon murbei yang rimbun, lengkap dengan jalinan pita emas yang rumit sebagai simbol kebijaksanaan dan keindahan. Meski waktu sempat merusak karya-karya ini, proses restorasi panjang telah berhasil menyelamatkannya untuk dinikmati sekarang.
5. Misteri lorong rahasia dan jejak bawah tanah

Sejak dibangun kembali oleh Francesco Sforza pada tahun 1460, Castello Sforzesco memang sudah lama dirumorkan memiliki jaringan jalan rahasia di bawah tanahnya. Legenda ini akhirnya terbukti benar melalui penelitian modern menggunakan teknologi radar dan pemindai laser oleh para ahli dari Universitas Politeknik Milan. Investigasi tersebut berhasil memetakan lorong-lorong tersembunyi yang dulunya tidak diketahui oleh publik, memperkuat bukti bahwa benteng megah ini dirancang dengan sistem keamanan bawah tanah yang sangat kompleks.
Menariknya, keberadaan lorong-lorong ini ternyata sudah pernah didokumentasikan oleh Leonardo da Vinci dalam buku catatan pribadinya (Codex Forster I). Selain mendekorasi ruangan mewah, Leonardo juga menggambar jalur-jalur rahasia ini, yang sebagian besar berfungsi untuk keperluan militer. Salah satu jalur khusus bahkan dibangun oleh Ludovico Sforza agar ia bisa mencapai makam istrinya di Basilika Santa Maria delle Grazie secara tersembunyi. Penemuan ini memungkinkan para peneliti untuk membuat rekonstruksi digital yang mengungkap sisi misterius kastil yang selama ini terkubur dalam sejarah.
Castello Sforzesco adalah jantung sejarah Milan yang memadukan kekuatan militer, kemegahan Renaisans, dan jejak jenius Leonardo da Vinci. Dari koleksi museum yang kaya hingga misteri lorong bawah tanahnya, benteng ini menawarkan pengalaman mendalam tentang kemewahan masa lalu yang tetap menjadi simbol kebanggaan Italia hingga kini.


















