Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Unik Sarden Air Tawar, Hidupnya Berubah Sejak Letusan Gunung

sarden air tawar
sarden air tawar (commons.wikimedia.org/Lokalpedia)
Intinya sih...
  • Sarden air tawar merupakan ikan kecil sepanjang 15 cm dengan warna silver dan memiliki sirip dorsal berbentuk segitiga serta ekor bercabang.
  • Ikan ini endemik Filipina, hidup di Danau Taal yang terancam punah karena aktivitas manusia, polusi, dan spesies invasif.
  • Sarden air tawar adalah filter feeder yang mencari mangsa dengan memfilter mikroorganisme kecil dan reproduksinya menurun sejak letusan Gunung Taal pada tahun 2020.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat mendengar kata sarden pasti kamu terbayang ikan laut berukuran kecil yang berenang berkelompok dan kerap dijadikan makanan kaleng. Uniknya, ada satu spesies yang hidup di air tawar, lho. Ia adalah Sardinella tawilis atau sarden air tawar. Tak seperti kerabatnya yang hidup di laut dan persebarannya luas, sarden air tawar hanya menghuni perairan air tawar Filipina.

Populasinya juga lebih sedikit dari sarden laut, bahkan ikan ini menjadi spesies terancam punah. Reproduksinya juga sempat menurun secara signifikan, khususnya sejak letusan gunung berapi. Namun, sarden air tawar tetap bisa dimakan dan dijual. Ingin tahu lebih banyak mengenai ikan tersebut? Berikut beberapa fakta ilmiah sarden air tawar yang mungkin belum kamu tahu.

1. Ikan sepanjang 15 centimeter

sarden air tawar
sarden air tawar (commons.wikimedia.org/Judgefloro)

Dilansir Fishbase, sarden air tawar merupakan ikan berukuran kecil dengan panjang sekitar 12-15,2 centimeter. Bobotnya sendiri kurang dari 30 gram. Walau hidup di air tawar, ikan ini mirip dengan sarden laut dengan badan ramping yang terkompres serta bagian perut yang dilapisi scute atau sisik keras. Sarden air tawar juga memiliki satu sirip dorsal berbentuk segitiga. Di sisi lain, ekornya bercabang mirip seperti bentuk gunting. Soal warna, sarden air tawar punya tubuh bewarna silver dengan beberapa gradasi hitam dan kebiruan.

2. Spesies air tawar endemik Filipina

sarden air tawar
sarden air tawar (commons.wikimedia.org/Judgefloro)

Jika melihat data dari IUCN Red List, sarden air tawar dikategorikan sebagai spesies endemik Filipina. Jadi ia tak bisa ditemukan di negara lain. Di Filipina sendiri wilayah penyebaran alaminya hanya mencakup satu tempat, yaitu Danau Taal yang berlokasi di Provinsi Batangas, Pulau Luzon. Danau tersebut hanya mencakup area seluas 24,356.4 hektar dan punya kedalaman hingga 165 meter.

Di tengah danau terdapat Gunung Berapi Taal yang masih aktif. Karena wilayah penyebarannya yang sempit, populasi sarden air tawar menjadi terancam. Tercatat ia masuk ke kategori endangered (terancam) dan tren populasinya terus menurun. Aktivitas manusia, polusi, dan kehadiran spesies invasif jadi ancaman terbesarnya. Sayangnya tak ada yang tahu berapa jumlah individu yang masih hidup di alam liar.

3. Filter feeder pemakan organisme mikroskopis

mikroorganisme kecil
mikroorganisme kecil (commons.wikimedia.org/Nina Schlotz)

Sarden air tawar merupakan filter feeder yang mencari mangsa dengan cara memfilter mikroorganisme kecil yang berenang di perairan. Dikutip Animalia, mangsa utamanya adalah mikroorganisme yang ukurannya cukup besar seperti copepoda dan kutu air. Di musim panas populasi copepoda berukuran kecil akan meningkat. Saat itu, pilihan makanan sarden air tawar akan beralih ke copepoda calanoid. Hal tersebut menunjukan kalau sarden air tawar akan mengontrol pola makannya tergantung kondisi lingkungan demi bisa bertahan hidup.

4. Reproduksinya menurun sejak letusan Gunung Taal

Gunung Taal
Gunung Taal (commons.wikimedia.org/Mike Gonzalez)

Gunung Taal yang berlokasi di Danau Taal juga berpengaruh terhadap kehidupan sarden air tawar. Menurut informasi dari laman Inquirer News, terungkap fakta bahwa reproduksi sarden air tawar menurun cukup drastis sejak letusan Gunung Taal pada tahun 2020. Fransisco Torres Jr. selaku ahli di National Fisheries Research and Development Institute menjelaskan kalau debu dan batu dari letusan gunung bisa membunuh ikan dan menurunkan kualitas air danau secara signifikan. Akibatnya telur dan larva ikan tak bisa berkembang dengan sempurna. Selain itu letusan akan membuat kondisi oksigen di danau memburuk.

5. Ikan konsumsi yang terkenal seantero Filipina

olahan sarden air tawar
olahan sarden air tawar (commons.wikimedia.org/Robertmarrel)

Walau terancam dan populasinya menurun, tetapi sarden air tawar tetap menjadi komoditas pangan yang populer di wilayah penyebaran alaminya. Tak hanya dinikmati oleh masyarakat lokal, bahkan sarden air tawar juga dijual dan dikirim ke berbagai kota di Filipina. Terkadang, beberapa pasar dan supermarket juga memiliki bagian yang secara khusus hanya berisi ikan ini.

Di Filipina, sarden air tawar sering disebut sebagai tawilis. Ada banyak cara untuk memakannya, mulai dari dimakan mentah atau digoreng kering hingga bagian luarnya terasa renyah. Tak jarang sarden air tawar juga diolah dengan cara diasap. Soal gizi, laman SnapCalorie menjabarkan kalau 100 gram ikan ini mengadung 150 kalori, 18 gram protein, 8 gram lemak, dan 0 gram karbohidrat.

Eksistensi sarden air tawar tak menutupi kehadiran kerabatnya yang hidup di laut. Justru, berbagai fakta ilmiah sarden air tawar menunjukan kalau ikan ini menjadi pelengkap bagi sarden laut. Sarden air tawar dan laut cukup juga mirip, entah dari gizi, ciri fisik, hingga hubungannya dengan manusia. Untuk itu, sarden air tawar menjadi ikan yang tak kalah penting dari sarden laut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Unik Sarden Air Tawar, Hidupnya Berubah Sejak Letusan Gunung

18 Feb 2026, 19:29 WIBScience