5 Fakta Elang Laut Steller, Raksasa Pasifik Paruh Kuning Besar

- Elang-laut Steller adalah burung pemangsa terbesar di dunia dengan rentang sayap hingga 2,4 meter dan berat badan mencapai 9 kilogram.
- Makanan utama elang-laut Steller adalah ikan salmon dan berbagai jenis ikan lainnya, mereka memiliki kemampuan untuk melihat ikan di dalam air.
- Elang-laut Steller hidup di pesisir laut dan danau di Asia Timur Laut, termasuk Rusia, Jepang, dan Korea serta memiliki habitat yang universal.
Elang-laut Steller (Haliaeetus pelagicus) adalah burung pemangsa besar yang temasuk dalam keluarga Accipitridae. Mereka juga dikenal dengan sayap yang lebar serta ekornya yang panjang. Elang-laut Steller memiliki bulu yang berwarna coklat kehitaman dengan leher, bahu, ekor. yang umumnya berwarna putih. Namun, pada bagian mahkota dan leher, biasanya ada corak di warna putihnya. Elang-laut Steller juga merupakan burung yang sangat berperan penting dalam ekosistem laut karena perannya yang penting dalam mengontrol populasi seperti ikan yang ada di laut.
Nah kali ini akan dibahas lima fakta unik tentang elang-laut Steller. Mau tahu apa saja? Yuk kita simak sampai habis bersama-sama berikut ini.
1. Burung Pemangsa Besar

Elang-laut Steller adalah salah satu elang dan juga burung pemangsa terbesar di dunia. Mereka memiliki rentang sayap hingga 2,4 meter dan berat badan yang mencapai hingga 9 kilogram. Mereka juga memiliki tubuh yang kuat dan kokoh.
Meski badannya yang besar, elang-laut Steller juga memiliki kemampuan untuk terbang tinggi dan bertahan di udara untuk waktu yang lama. Mereka dapat terbang hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga mereka memiliki penglihatan yang sangat jauh dan luas.
2. Ikan Adalah Makanan Utama Mereka

Elang-laut Steller adalah predator yang sangat ulung dalam menangkap ikan, dan makanan utama mereka adalah ikan salmon dan berbagai jenis ikan lainnya. Mereka juga memiliki kemampuan untuk melihat ikan di dalam air, sehingga mereka dapat menangkapnya dengan mudah. Elang-laut Steller juga sangat mengandalkan cakaran dan cengkeraman yang kuat untuk menangkap ikan dengan mudah.
Selain itu, elang-laut Steller memiliki kemampuan untuk menyambar ikan di permukaan untuk menangkap ikan. Mereka dapat menyambar ikan menggunakan cakarnya untuk menangkap ikan yang berada di dekat permukaan. Hal ini juga yang membuat elang-laut Steller dapat menangkap ikan yang berenang di dekat permukaan laut.
3. Habitat di Pesisir

Elang-laut Steller hidup di pesisir laut dan danau di Asia Timur Laut, temasuk Rusia, Jepang, dan Korea. Mereka juga memiliki habitat yang universal, sehingga mereka dapat hidup di berbagai jenis lingkungan. Elang-laut Steller dapat hidup di pantai yang berbatu, pantai yang berpasir, dan bahkan di danau yang terletak di pedalaman.
Elang-laut juga dapat hidup di lingkungan yang dingin karena mereka adalah hewan sub-Artik. Mereka juga sering bermigrasi ke Hokaido untuk mencari perairan yang sepenuhnya tidak beku.
4. Nama yang Dihormati Penjelajah Alam

Elang-laut Steller dinamai setelah penjelajah alam Jerman, Georg Wilhelm Steller, yang pertama kali menemukan spesies ini pada abad ke-18. Steller adalah nama seorang naturalis yang sangat terkenal. Ia juga telah melakukan banyak penelitian tentang alam dan kehidupan liar. Elang-laut Steller adalah salah satu spesies yang ia temukan, dan ia juga telah memberikan nama belakangnya pada spesies ini.
Elang-laut Steller juga memiliki peran penting dalam sejarah ilmu pengetahuan. Mereja telah menjadi subjek penelitian yang sangat penting, dan mereka telah membantu ilmuwan memahami lebih baik tentang kehidupan liar dalam ekosistem.
5. Memiliki Paruh Terbesar Diantara Spesies Elang Lainnya yang Masih Hidup

Elang-laut Steller memiliki paruh berwarna kuning yang sangat besar dalam dunia elang yang masih hidup saat ini. Mereka memiliki paruh yang dapat mencapai panjang 11-13 cm dari pangkal hingga ujung. Warna kuning yang ada pada burung yang satu ini juga disebabkan karena adanya sebuah pigmen yang bernama karotenoid. Pigmen ini berasal dari makanan elang-laut Steller ini, sehingga membuat paruhnya ini bisa berwarna kuning.
Jelas ini sangat menguntungkan bagi burung ini di alam liar. Paruh yang besar ini dapat berfungsi sebagai "pisau alami". Mereka dapat merobek kulit ikan yang tebal dan memakannya dengan mudah.
Itu dia lima unik dari elang-laut Steller. Mulai dari burung pemangsa yang besar hingga memiliki paruh terbesar di antara spesies elang lainnya, semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang terutama tentang elang-laut Steller ini.


















