Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Katedral Vank, Gereja Apostolik Armenia di Isfahan

5 Fakta Katedral Vank, Gereja Apostolik Armenia di Isfahan
Katedral Vank yang terletak di distrik New Julfa, Isfahan, Iran. (commons.wikimedia.org/Moein Ashoori)
  • Katedral Vank di New Julfa, Isfahan, bermula pada 1606 setelah pemindahan paksa warga Armenia oleh Abbas Agung; bangunannya diselesaikan sekitar 1655–1664 di bawah Uskup Agung David.
  • Eksterior bata dan kubahnya mengadopsi arsitektur Safawi Persia, sedangkan interior memadukan unsur gereja Armenia-Barat dengan fresko, ukiran emas, serta mural kisah Alkitab dan martir Armenia.
  • Kompleks katedral mencakup Museum Khachatur Kesaratsi dan perpustakaan berisi naskah kuno, dokumen, serta artefak; katedral tetap aktif beribadah dan menjadi ruang komunitas Armenia di Isfahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di Isfahan, Iran, ada satu bangunan unik bernama Katedral Vank. Gereja ini berdiri di kawasan New Julfa dan menjadi peninggalan sejarah berharga dari komunitas Kristen Armenia pada masa Dinasti Safawi abad ke-17. Tampak luarnya sepintas mirip masjid, tapi begitu melangkah ke dalam, kamu bakal disambut dengan fresko yang memanjakan mata.

Lantas, bagaimana cerita di balik masuknya komunitas Armenia ke Persia hingga mereka bisa membangun Katedral Vank di tengah kota Isfahan? Yuk, simak fakta menariknya di artikel ini!

  1. 1. Didirikan tahun 1606 akibat perpindahan warga armenia ke isfahan

    Plakat keramik di atas pintu masuk Katedral Vank.
    Plakat keramik di atas pintu masuk Katedral Vank. (commons.wikimedia.org/آرش)

    Sejarah berdirinya Katedral Vank bermula pada tahun 1606. Saat itu, Abbas Agung—Syah Safawi kelima di Iran—memindahkan ratusan ribu warga Armenia secara paksa ke ibu kota barunya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kebijakan bumi hangus selama Perang Utsmaniyah-Safawi yang terjadi pada 1603 hingga 1618.

    Proses pembangunan gereja ini diperkirakan langsung dimulai oleh gelombang pertama warga Armenia yang tiba di sana. Seiring berjalannya waktu, rancangan bangunannya mengalami perubahan besar hingga akhirnya selesai antara tahun 1655 dan 1664. Pembongkaran serta penyempurnaan desain tersebut berlangsung di bawah pengawasan Uskup Agung David.

  2. 2. Mengadopsi gaya arsitektur safawi persia

    Katedral Vank yang terletak di distrik New Julfa, Isfahan, Iran.
    Katedral Vank yang terletak di distrik New Julfa, Isfahan, Iran. (commons.wikimedia.org/Ghazalyegane)

    Dari luar, Katedral Vank tampak sangat sederhana karena hanya menggunakan material batu bata yang terkesan modern. Bangunan ini dibuat mengadopsi gaya arsitektur Safawi Persia dengan kubah bulat yang sekilas sangat mirip seperti masjid di Iran. Namun, di dalam bangunan ini juga terdapat area altar yang ditinggikan dan apse semi-oktagonal khas gereja Barat.

    Perbedaan paling kontras langsung terasa begitu kamu melangkah masuk ke bagian dalam gereja. Interiornya dipenuhi dekorasi yang sangat rumit dan megah khas gereja ortodoks Armenia. Perpaduan gaya arsitektur Timur Tengah dan Barat inilah yang membuat Katedral Vank terasa begitu spesial.

  3. 3. Interiornya dihiasi lukisan dinding yang indah

    interior yang berornamen dan lukisan dinding di langit-langit berkubah Katedral Vank.
    interior yang berornamen dan lukisan dinding di langit-langit berkubah Katedral Vank. (commons.wikimedia.org/Omid mirshahi)

    Bagian dalam Katedral Vank dihiasi lukisan dinding yang indah, ukiran berlapis emas, serta dinding bawah berbalut ubin mewah. Kubah utamanya yang berwarna biru dan emas menampilkan kisah Alkitab tentang penciptaan dunia hingga pengusiran manusia dari Eden. Sementara itu, sudut-sudut langit-langitnya dihiasi lukisan kepala malaikat bersayap terlipat khas seni Armenia, ditambah motif bunga bergaya miniatur Persia di atas pintu masuk.

    Dinding interior gereja ini juga dikelilingi oleh dua baris mural besar yang sangat menarik. Baris bagian atas menceritakan berbagai perjalanan hidup Yesus. Sedangkan baris bagian bawah menggambarkan kisah perjuangan dan penyiksaan yang dialami para martir Armenia oleh Turki Utsmaniyah.

  4. 4. Ada museum dan perpustakaan

    Manuskrip iluminasi Armenia abad pertengahan yang disimpan di Museum Katedral Vank.
    Manuskrip iluminasi Armenia abad pertengahan yang disimpan di Museum Katedral Vank. (commons.wikimedia.org/Antoine Taveneaux)

    Di seberang katedral berdiri Museum Khachatur Kesaratsi yang menyatu dengan bangunan perpustakaan. Tempat ini menyimpan lebih dari 700 buku tulisan tangan kuno yang sangat penting untuk studi bahasa dan seni Armenia. Kamu juga dapat melihat bukti sejarah seperti mesin cetak pertama di Iran hingga dekrit asli dari Abbas Agung.

    Selain dokumen dan naskah tua, museum ini memamerkan beragam barang bersejarah dari komunitas Armenia Isfahan. Koleksinya mencakup pakaian era Safawi, piala ibadah, permadani indah, serta lukisan hasil perdagangan kuno. Tersedia pula pameran khusus yang menampilkan foto dan peta terkait peristiwa genosida Armenia tahun 1915.

  5. 5. Simbol toleransi beragama

    Bagian dalam Vank Cathedral.
    Bagian dalam Vank Cathedral. (commons.wikimedia.org/Bernard Gagnon)

    Katedral Vank menjadi bukti nyata indahnya toleransi beragama dan keragaman budaya di Iran selama lebih dari 400 tahun. Bangunan bersejarah ini berdiri kokoh sebagai simbol kebanggaan utama bagi komunitas Armenia yang menetap di sana. Kehadirannya menunjukkan bagaimana perbedaan tradisi bisa saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai.

    Hingga saat ini, katedral tersebut masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah rutin setiap minggunya. Warga setempat juga kerap berkumpul di sini untuk merayakan hari besar seperti Natal dan Paskah. Lebih dari sekadar tempat ibadah, gereja tua ini terus menjadi ruang berkumpul yang mempererat kebersamaan komunitas.

    Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai tuntas, semoga informasi yang dibagikan bisa menambah wawasanmu. Sampai bertemu di pembahasan sejarah seru lainnya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More