Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Maqam Echahid, Monumen Peringatan Perang Kemerdekaan Aljazair

5 Fakta Maqam Echahid, Monumen Peringatan Perang Kemerdekaan Aljazair
Maqam Echahid (Monumen Para Martir) di Aljir, Aljazair. (commons.wikimedia.org/Mouh2jijel)
Intinya Sih
  • Maqam Echahid di El Madania, Aljir, diresmikan pada 5 Juli 1982 bertepatan 20 tahun kemerdekaan Aljazair untuk mengenang perjuangan pahlawan dalam Perang Aljazair.
  • Monumen beton setinggi 96 meter ini berbentuk tiga sirip menyerupai daun palem, dilengkapi menara bergaya Islam serta tiga patung perunggu yang merepresentasikan fase perjuangan bangsa.
  • Di bawah kubahnya menyala Api Abadi sebagai penghormatan bagi martir, sementara area monumen memiliki Museum Nasional El Moudjahid dengan arsip, dokumen, dan barang pribadi pejuang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di balik indahnya pemandangan kota Aljir, berdiri sebuah monumen beton yang menyimpan sejarah panjang dan emosional. Monumen tersebut adalah Maqam Echahid, simbol penghormatan tertinggi bagi rakyat Aljazair.

Lantas, apa saja hal menarik di balik megahnya monumen ini? Simak faktanya di artikel ini, ya!

1. Peresmiannya bertepatan dengan 20 tahun kemerdekaan aljazair

Maqam Echahid (Monumen Para Martir) di Aljir, Aljazair.
Maqam Echahid (Monumen Para Martir) di Aljir, Aljazair. (commons.wikimedia.org/Henry_Marion)

Maqam Echahid adalah sebuah monumen beton yang berdiri di atas dataran tinggi wilayah El Madania, Aljir. Tempat bersejarah ini dibangun khusus untuk memperingati perjuangan para pahlawan dalam Perang Aljazair. Monumen ini diresmikan secara resmi pada 5 Juli 1982, bertepatan langsung dengan peringatan 20 tahun kemerdekaan negara tersebut.

Proses pengerjaan dan pembangunan monumen ini dipercayakan kepada perusahaan ternama asal Kanada bernama Lavalin. Selain itu, proyek besar ini juga melibatkan sejumlah seniman berbakat, seperti pelukis Bashir Yelles dan kaligrafer Abdelhamid Skander. Sentuhan artistiknya semakin lengkap berkat kolaborasi erat bersama pematung handal asal Polandia, Marian Konieczny.

2. Desainnya terdiri dari tiga sirip bergaya modern

Maqam Echahid (Monumen Para Martir) di Aljir, Aljazair.
Maqam Echahid (Monumen Para Martir) di Aljir, Aljazair. (commons.wikimedia.org/U.S. Secretary of Defense)

Monumen Maqam Echahid ini punya desain yang sangat unik karena terdiri dari tiga sirip bergaya modern seperti daun palem yang menyatu di bagian tengahnya. Bentuk megah monumen yang menjulang hingga ketinggian 96 meter ini awalnya dibuat berdasarkan model ciptaan Institut Seni Rupa Aljir. Tepat pada ketinggian 14 meter di atas tanah, berdiri sebuah menara bergaya khas Islam di antara ketiga sirip penyangga tersebut.

Menara bergaya Islam yang berada di bagian tengah ini memiliki ukuran diameter cukup besar, yaitu sekitar 10 meter. Selain itu, bangunan menaranya berdiri menjulang setinggi 7,6 meter untuk menopang struktur di atasnya. Bagian puncak menara ini kemudian dipercantik dengan kubah indah yang memiliki tinggi mencapai 6 meter.

3. Ada patung pejuang di dasar monumen

Salah satu dari tiga patung prajurit di dasar Maqam Echahid. Patung perunggu ini melambangkan Tentara Pembebasan Nasional (1954-1962).
Salah satu dari tiga patung prajurit di dasar Maqam Echahid. Patung perunggu ini melambangkan Tentara Pembebasan Nasional (1954-1962). (commons.wikimedia.org/David Bjorgen)

Di bagian tepi setiap daun palem monumen ini, kamu bisa menemukan patung prajurit yang penuh makna. Kehadiran patung-patung ini sengaja dibuat untuk melambangkan perjalanan panjang dan tahapan perjuangan kemerdekaan Aljazair. Salah satunya adalah patung perunggu yang menggambarkan semangat Perlawanan Rakyat pada rentang tahun 1830 hingga 1954.

Selanjutnya, ada pula patung perunggu yang mewakili peran besar Tentara Pembebasan Nasional selama masa perang tahun 1954 sampai 1962. Tidak ketinggalan, berdiri juga patung perunggu yang melambangkan sosok Tentara Nasional Rakyat di era pasca-kemerdekaan. Ketiga patung ini berdiri megah untuk menceritakan kisah keberanian rakyat Aljazair dari masa ke masa.

4. Menyala api abadi yang tak pernah padam

Area alas tengah dan tempat api abadi dari Maqam Echahid.
Area alas tengah dan tempat api abadi dari Maqam Echahid. (commons.wikimedia.org/Poudou99)

Tepat di titik tengah bawah kubah tempat ketiga daun palem bertemu, menyala Api Abadi yang tak pernah padam. Ketiga daun palem beton yang berdiri megah ini seolah bertugas mengayomi dan melindungi keberadaan api tersebut di bawahnya. Nyala api yang terus berkobar ini dihadirkan khusus untuk menghormati pengorbanan para pahlawan yang telah gugur.

Dilansir ACI Africa, keberadaan Api Abadi di bawah monumen ini melambangkan kenangan tak lekang oleh waktu bagi seluruh pejuang kemerdekaan. Makna mendalam inilah yang membuat perjuangan para martir akan selalu hidup dan diingat oleh generasi penerus. Kombinasi desain dan nilai sejarah yang kuat membuat struktur ini menjadi salah satu tengara paling ikonik di Aljazair.

5. Memiliki museum nasional di bawah tanah

Qubat Al-Tarrahum (Kubah Welas Asih), yang terletak di dalam Museum Nasional Mujahid di bawah Maqam Echahid.
Qubat Al-Tarrahum (Kubah Welas Asih), yang terletak di dalam Museum Nasional Mujahid di bawah Maqam Echahid. (commons.wikimedia.org/Press Service of the President of the Republic of Azerbaijan)

Area Maqam Echahid dilengkapi dengan fasilitas keren seperti ruang bawah tanah, amfiteater, dan Museum Nasional El Moudjahid. Kamu bisa masuk ke dalam museum yang berada tepat di bagian bawah tanah monumen ini untuk belajar sejarah. Dilansir Kupi, tempat ini memajang berbagai koleksi berharga, mulai dari foto arsip, dokumen bersejarah, hingga barang-barang pribadi milik para pejuang.

Kunjungan ke museum ini dijamin akan membuatmu makin paham tentang sejarah, budaya, dan tradisi kuat masyarakat Aljazair. Karena itu, tempat ini sering banget dijadikan tujuan wisata edukasi yang menarik bagi pengunjung dari segala usia. Di sini, setiap sudutnya menyajikan fakta penting serta bahan renungan berharga tentang perjalanan panjang bangsa Aljazair.

Maqam Echahid adalah simbol perlawanan dan penghormatan tertinggi bagi sejarah panjang bangsa Aljazair. Keindahan arsitektur serta nilai sejarah mendalam yang tersimpan di dalamnya menjadikan monumen ini sebagai warisan kebanggaan yang akan terus menjaga kenangan para pahlawan tetap hidup sepanjang masa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More