Menara Elizabeth, yang biasa dikenal sebagai Big Ben, dan Istana Westminster di sekitarnya di London, Inggris. (pexels.com/Dominika Gregušová)
Menara setinggi 96,3 meter ini selesai dibangun pada tahun 1859 dengan gaya arsitektur Kebangkitan Gotik. Bangunannya terbuat dari batu bata yang dilapisi batu kapur kuning, sedangkan bagian ujung atasnya dilapisi ratusan genteng besi. Menara ini berdiri di atas fondasi beton setebal 3,7 meter yang tertanam di tanah tanah liat London. Karena kondisi tanah yang lunak tersebut, menara ini sebenarnya agak miring ke arah barat laut sekitar 23 sentimeter.
Untuk mencapai bagian atas, terdapat total ratusan anak tangga batu dan besi yang harus dilewati secara bertahap menuju ruang jam hingga puncak menara. Di bagian luar, menara ini dihiasi oleh 52 perisai yang menampilkan lambang nasional empat negara Britania Raya, seperti mawar Inggris dan daun bawang Wales. Selain itu, ada juga lambang bersejarah lain seperti buah delima, lambang parlemen, serta lambang kerajaan Prancis kuno.
Sekarang kamu sudah tahu bahwa Big Ben sebenarnya adalah nama lonceng raksasa di dalam menara, bukan nama bangunannya. Jadi, saat melihat keindahan menara jam ini di foto atau mengunjunginya langsung di London, kamu gak akan salah sebut lagi.