Setiap tahun, jutaan burung melakukan perjalanan panjang melintasi benua, pegunungan, bahkan lautan untuk mencari tempat yang lebih aman dan kaya makanan. Menariknya, mereka tidak perlu melihat kalender atau menunggu burung lain memberi aba-aba untuk mengetahui kapan harus berangkat. Pada waktu tertentu, burung-burung migran seolah memiliki alarm alami yang memberi tahu bahwa perjalanan panjang harus segera dimulai.
Lantas, bagaimana burung mengetahui waktu yang tepat untuk bermigrasi? Jawabannya ternyata tidak hanya berkaitan dengan perubahan suhu. Perubahan durasi siang dan malam, kondisi tubuh, ketersediaan makanan, hingga kemampuan tubuh membaca perubahan lingkungan ikut berperan dalam menentukan waktu keberangkatan. Dengan sistem biologis yang sangat peka, burung dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi perjalanan ribuan kilometer yang penuh tantangan.
