Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Lama El Nino Berlangsung? Ini Waktu Puncak dan Penyebabnya
ilustrasi kekeringan akibat El Nino (unsplash.com/Oleksandr Sushko)
  • El Nino adalah fase ENSO ketika suhu permukaan laut Pasifik tropis tengah dan timur meningkat, umumnya berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan.
  • Fenomena ini biasanya berkembang pada Maret–Juni, mencapai puncak pada November–Februari, lalu melemah sekitar Maret–Juni tahun berikutnya.
  • Sebagian El Nino dapat bertahan hingga dua tahun atau lebih; dampak cuacanya tidak selalu langsung hilang dan berbeda menurut lokasi serta kekuatannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

El Nino merupakan salah satu fenomena iklim yang cukup sering dibicarakan karena dapat memengaruhi kondisi cuaca di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia. Fenomena ini biasanya dikaitkan dengan musim kemarau yang lebih panjang dan berkurangnya curah hujan di sejumlah daerah.

Namun, sebenarnya berapa lama El Nino berlangsung? Apakah fenomena ini hanya terjadi selama beberapa bulan atau bisa bertahan hingga bertahun-tahun?

1. Berapa lama El Nino berlangsung

El Nino sendiri merupakan pola iklim yang ditandai oleh meningkatnya suhu permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik tropis. Fenomena ini merupakan bagian dari El Nino-Southern Oscillation (ENSO), bersama dengan La Nina yang merupakan fase lebih dingin dari siklus tersebut.

Secara umum, El Nino berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan. Meski begitu, durasinya tidak selalu sama. Ada kejadian El Nino yang berlangsung lebih singkat, sementara beberapa kejadian lainnya dapat bertahan lebih dari satu tahun.

2. Kapan El Nino mulai dan berakhir

El Nino biasanya mulai berkembang antara Maret hingga Juni. Pada periode ini, angin pasat yang biasanya bergerak dari timur ke barat di wilayah Pasifik dapat melemah. Akibatnya, air laut yang hangat dari wilayah Pasifik bagian barat bergerak ke arah timur.

Ketika permukaan laut di Pasifik tropis mulai menghangat, atmosfer di atasnya juga ikut mengalami perubahan. Kondisi tersebut kemudian dapat memengaruhi pola angin, tekanan udara, hingga distribusi curah hujan.

El Nino umumnya mencapai kondisi terkuat antara November dan Februari. Inilah salah satu alasan mengapa dampak El Nino terhadap cuaca di sejumlah wilayah sering kali terasa cukup kuat menjelang akhir tahun hingga awal tahun berikutnya.

Setelah mencapai puncaknya, kondisi El Nino perlahan melemah. Laut dan atmosfer secara bertahap kembali menuju kondisi normal, yang biasanya berlangsung sekitar Maret hingga Juni pada tahun berikutnya.

Namun, menentukan apakah suatu periode benar-benar termasuk El Nino tidak hanya berdasarkan suhu laut yang terasa lebih hangat selama beberapa minggu. Suatu episode El Nino ditandai oleh suhu permukaan laut di wilayah pemantauan tertentu di Pasifik tropis yang setidaknya 0,5 derajat Celsius lebih tinggi dari rata-rata. Kondisi tersebut juga harus disertai perubahan yang konsisten pada angin, tekanan atmosfer, dan pola curah hujan. Selain itu, kondisi tersebut perlu bertahan dalam beberapa periode pengamatan sebelum para ilmuwan dapat mengategorikannya sebagai sebuah episode El Nino.

3. Apakah El Nino bisa berlangsung lebih dari setahun

ilustrasi kekeringan akibat El Nino (pexels.com/Pyae Phyo Aung)

Jawabannya, bisa. Meskipun durasi sembilan hingga 12 bulan merupakan hal yang umum, beberapa kejadian El Nino dapat berlangsung lebih lama. Bahkan, terdapat kejadian yang bertahan hingga dua tahun.

Namun, El Nino dengan durasi panjang seperti ini tergolong tidak biasa. Sejak tahun 1900 hingga 2017, tercatat sekitar dua pertiga kejadian El Nino berakhir setelah satu tahun. Sementara itu, sebagian lainnya dapat bertahan hingga dua tahun atau lebih.

Dengan kata lain, durasi El Nino memang tidak bisa ditentukan dengan angka yang benar-benar pasti. Ada beberapa faktor yang membuat satu kejadian bisa berlangsung lebih lama dibandingkan kejadian lainnya.

4. Mengapa ada El Nino yang berlangsung lebih lama

Salah satu faktornya adalah waktu ketika El Nino mulai berkembang. El Nino yang mulai terbentuk pada musim semi atau awal musim panas cenderung melemah setelah mencapai puncaknya pada musim dingin. Sebaliknya, El Nino yang berkembang lebih lambat dapat memiliki peluang untuk bertahan hingga tahun berikutnya.

Kondisi panas yang tersimpan di bawah permukaan laut juga ikut berperan. Samudra Pasifik tropis dapat menyimpan energi panas dalam jumlah besar. Perubahan arus laut, angin pasat, serta pergerakan air hangat dapat memperkuat El Nino atau justru membantu mengakhirinya.

Tidak hanya Pasifik, kondisi di wilayah samudra lain, seperti Samudra Hindia dan Atlantik juga dapat ikut memengaruhi atmosfer dan perkembangan El Nino. Variasi angin di Pasifik yang sulit diprediksi juga bisa membuat durasi fenomena ini berbeda-beda.

5. Apakah dampak El Nino langsung berakhir saat fenomenanya melemah

Belum tentu. Ketika kondisi El Nino mulai melemah, pengaruhnya terhadap cuaca tidak selalu langsung menghilang. Perubahan pola atmosfer yang sudah terbentuk dapat terus memengaruhi curah hujan, suhu, kekeringan, hingga ekosistem laut selama beberapa waktu.

Di Indonesia, El Nino sering dikaitkan dengan berkurangnya curah hujan dan meningkatnya risiko kondisi kering. Namun, bukan berarti setiap wilayah Indonesia pasti mengalami kekeringan ketika El Nino terjadi.

Pengaruhnya dapat berbeda-beda tergantung lokasi dan seberapa kuat El Nino yang sedang berlangsung. Jadi, El Nino lebih tepat dipahami sebagai fenomena yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi cuaca tertentu, bukan sebagai penyebab tunggal yang selalu menghasilkan pola cuaca yang sama.

Pada akhirnya, El Nino biasanya berlangsung sekitar sembilan hingga 12 bulan, dengan kondisi terkuat umumnya terjadi antara November dan Februari. Setelah itu, fenomena tersebut biasanya mulai melemah pada bulan-bulan berikutnya. Meski begitu, El Nino juga dapat bertahan lebih dari satu tahun. Karena itu, memahami durasi dan perkembangannya penting untuk membantu masyarakat, petani, pengelola sumber daya air, hingga pemerintah mempersiapkan diri menghadapi perubahan pola cuaca yang mungkin terjadi.

Referensi

Climate.gov. Diakses pada Agustus 2026. El Niño and La Niña: Frequently Asked Questions
Farmer's Almanac. Diakses pada Agustus 2026. What Is El Nino? How The Pacific Pattern Shapes U.S. Weather
National Ocean Service. Diakses pada Agustus 2026. What are El Niño and La Niña?
Time. El Niño Has Begun. Diakses pada Agustus 2026. What to Know About the Weather Phenomeno

Curated For You

Editorial Team

Related Article