Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Anjing Suka Menggonggong pada Orang Asing?

Kenapa Anjing Suka Menggonggong pada Orang Asing?
ilustrasi anjing menggonggong (unsplash.com/zeeshan noor)
Intinya Sih
  • Gonggongan anjing pada orang asing umumnya muncul karena naluri menjaga wilayah, rasa takut, atau ketidakbiasaan terhadap hal baru di sekitarnya.
  • Kurangnya sosialisasi sejak kecil dan pengalaman negatif sebelumnya dapat membuat anjing lebih mudah menggonggong saat bertemu orang yang tidak dikenal.
  • Reaksi pemilik sangat memengaruhi perilaku anjing; sikap tenang dan pelatihan positif membantu mengurangi kebiasaan menggonggong berlebihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernahkah kamu berjalan melewati sebuah rumah lalu tiba-tiba seekor anjing menggonggong keras dari balik pagar? Bagi sebagian orang, situasi seperti ini bisa terasa mengejutkan atau bahkan menakutkan. Anjing tampaknya sangat peka terhadap kehadiran orang yang tidak mereka kenal, seolah-olah langsung tahu bahwa ada orang baru di sekitarnya.

Namun sebenarnya, kebiasaan anjing menggonggong pada orang asing bukanlah perilaku yang terjadi tanpa alasan. Gonggongan tersebut sering kali berkaitan dengan naluri menjaga wilayah, rasa waspada terhadap hal yang tidak familiar, hingga cara mereka berkomunikasi dengan pemiliknya. Karena itu, memahami alasan di balik perilaku ini bisa membantu kita melihat bahwa gonggongan anjing memiliki makna tertentu.

1. Mereka tidak terbiasa dengan orang asing

Ketika orang asing mendekat, anjing akan dengan cepat menilai orang tersebut berdasarkan penampilan dan suaranya, cara mereka bergerak, dan baunya. Anjing mungkin juga waspada terhadap anak-anak kecil yang membuat banyak suara dan mungkin memeluk mereka terlalu erat!

Jika anjing di rumahmu tidak terbiasa bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan, pertemuan baru dapat membuat mereka gugup atau takut, dan menyebabkan mereka menggonggong! Untuk menghindari hal ini, cobalah melatih anjing untuk bersosialisasi sejak usia dini dan perkenalkan mereka kepada banyak orang yang berbeda sehingga mereka belajar untuk berhati-hati tetapi tidak selalu menggonggong.

2. Mereka mungkin pernah mengalami pengalaman negatif

Jika anjing pernah mengalami pengalaman buruk saat bertemu seseorang sebelumnya, mereka mungkin gugup saat bertemu orang asing lainnya. Dalam hal ini, pastikan pertemuan baru dilakukan secara bertahap dan bersabarlah dengan hewan peliharaanmu. Mereka mungkin hanya takut dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Untuk menenangkan anjing, pastikan mereka tetap dekat denganmu dengan memasang tali pengikat, dan yakinkan mereka setiap saat bahwa kamu mengenal orang baru ini dan tidak apa-apa jika mereka mendekat. Memberikan beberapa camilan untuk perilaku tenang dan meminta orang baru tersebut memberikan camilan adalah cara yang baik untuk mendorong anjing berperilaku positif.

3. Menjaga teritorial

Anjing bisa menggonggong jika lapar (unsplash.com/Robert Gramner)
ilustrasi anjing bisa menggonggong (unsplash.com/Robert Gramner)

Anjing menggonggong pada orang asing karena mereka menganggap rumah, halaman, dan bahkan jalan di sekitar properti mereka sebagai teritorialnya. Naluri ini berasal dari nenek moyang serigala mereka, yang mempertahankan sarang dan sumber daya dari penyusup yang tidak dikenal. Ketika seseorang yang tidak dikenal—seperti kurir tetangga, atau orang yang lewat—mendekati rumah, anjing mungkin menggonggong untuk memperingatkan mereka agar menjauh dan untuk memberi tahu pemilik bahwa ada sesuatu yang berubah di lingkungan tersebut. Dalam banyak kasus, gonggongan ini bukanlah agresif dalam arti ingin menyerang, melainkan cara untuk memberitahukan bahwa itu adalah wilayah keluarganya.

Gonggongan teritorial seringkali paling keras di batas properti, seperti di dekat pagar atau pintu, dan dapat diperkuat jika orang asing tersebut pergi setelah menggonggong, yang mengajarkan anjing bahwa suara tersebut "berhasil." Ras anjing yang secara tradisional digunakan sebagai anjing penjaga atau pengawas, seperti German Shepherd atau Rottweiler, cenderung lebih kuat dalam perilaku ini.

4. Rasa takut atau cemas

Banyak anjing menggonggong pada orang asing karena mereka merasa takut, terancam, atau cemas terhadap orang tersebut. Gonggongan berbasis rasa takut adalah respons defensif: anjing mungkin telah belajar bahwa manusia dapat melakukan hal yang tidak terduga, berisik, atau bahkan menyakitkan. Alih-alih mendekat, anjing akan menggunakan jarak, seperti menggonggong dari balik pagar, di teras, di balik pintu kaca, atau dari sisi lain halaman. 

Dari sudut pandang anjing, orang asing adalah variabel yang tidak dikenal dan berpotensi berbahaya, sehingga gonggongan adalah cara untuk menciptakan jarak dan mencoba membuat orang tersebut berhenti mendekat. Gonggongan semacam ini sering disertai dengan bahasa tubuh, seperti tubuh yang diturunkan, ekor yang diselipkan, bulu kuduk yang berdiri, atau upaya untuk mundur.

5. Kurangnya sosialisasi dini

Anjing yang tidak terbiasa bertemu banyak orang berbeda saat mereka masih anak-anak (kira-kira usia 3–14 minggu) lebih cenderung menggonggong pada orang asing karena wajah dan tubuh manusia terasa asing. Pada masa tersebut, anak anjing sebenarnya sedang belajar mengenali apa yang dianggap “normal” di lingkungannya.

Jika selama periode itu mereka hanya terbiasa melihat satu atau dua orang saja, anjing bisa menganggap orang yang terlihat atau berbau berbeda sebagai sesuatu yang mencurigakan. Misalnya, anjing yang tumbuh di rumah yang jarang menerima tamu bisa menggonggong pada orang yang memakai topi, mendorong stroller bayi, atau menggunakan alat bantu jalan karena hal-hal tersebut terasa tidak familiar bagi mereka.

Kurangnya sosialisasi juga membuat anjing lebih sensitif terhadap gerakan, suara, atau bau yang tidak biasa. Akibatnya, kehadiran orang asing lebih mudah memicu reaksi menggonggong. Meskipun begitu, anjing masih bisa belajar bersosialisasi saat dewasa, meski prosesnya biasanya membutuhkan waktu dan kesabaran.

6. Mereka mengambil isyarat darimu

akshat-jhingran-PB8l5QeNSaE-unsplash.jpg
ilustrasi anjing menggonggong (unsplash.com/Akshat Jhingran)

Anjing sangat sensitif dan dapat mendeteksi bahasa tubuh dan nada suara pemiliknya, jadi caramu bereaksi terhadap orang asing juga akan memengaruhi reaksi mereka. Jika kamu tenang dan ramah terhadap orang baru, anjing akan mengikutimu dan mungkin bereaksi dengan cara yang sama. Namun, jika kamu tampak cemas atau justru memberikan sapaan yang bersemangat dan keras, anjing bisa mendeteksi ini dan mungkin menjadi defensif dengan menggonggong dan menggeram.

7. Mencari perhatian

Terkadang anjing belajar bahwa menggonggong pada orang asing membuat sesuatu terjadi: seseorang berbicara kepada mereka, membelai mereka, atau bahkan menjauh. Ketika pemilik bereaksi keras—dengan memarahi, berteriak, atau bergegas untuk menghibur anjing—mereka mungkin menafsirkan ini sebagai perhatian, yang memperkuat gonggongan. Seiring waktu, anjing dapat mulai menggunakan gonggongan pada orang asing sebagai cara untuk mengendalikan lingkungan atau mendapatkan apa yang diinginkannya. 

Misalnya, jika seekor anjing menggonggong ketika seseorang berjalan melewati jendela dan pemiliknya kemudian datang ke jendela, anjing tersebut mungkin akan mengulangi perilaku tersebut setiap kali orang asing muncul. Pola ini sangat umum terjadi pada anjing yang sering ditinggalkan sendirian atau dibiarkan mengawasi jalan atau halaman. Untuk mengurangi gonggongan yang bertujuan mencari perhatian, pemilik dapat merespons dengan tenang.

Pada akhirnya, menggonggong pada orang asing adalah cara alami anjing berkomunikasi dan melindungi wilayahnya. Dengan memahami alasan di balik perilaku ini, kita bisa melihat bahwa gonggongan tersebut bukan semata-mata agresi, melainkan bagian dari naluri dan cara anjing berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

Referensi

Blue Ribbon K9. Diakses pada April 2026. Understanding Why Dogs Bark at Strangers
Dogs and Science. Diakses pada April 2026. Understanding Why Your Dog Barks at Strangers
Endura Flap. Diakses pada April 2026. Why Your Dog Barks at Strangers and How to Stop It: A Guide for Pet Owners

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More