Kenapa Back Door HP Samsung Sering Renggang? Ini Alasannya

- Back door HP Samsung sering renggang karena lem melemah akibat usia, suhu tinggi yang memicu overheat, serta baterai mengembang yang mendorong bagian belakang perangkat.
- Pencegahan dilakukan dengan menjaga kondisi baterai, tidak menggunakan HP saat diisi daya, memakai case pelindung, dan menghindari benturan atau pembongkaran sembarangan.
- Perbaikan bisa dilakukan di service center Samsung secara gratis jika masih garansi, atau di tempat service pihak ketiga dengan biaya sekitar Rp100–200 ribu tergantung kerusakan.
Kualitas HP Samsung memang tak bisa diremehkan. HP Samsung punya kamera berkualitas, material premium, update software panjang, hingga layar AMOLED yang tiada duanya. Meski begitu, HP Samsung jauh dari kata sempurna. Ada banyak kerusakan atau masalah yang kerap menimpa HP Samsung, salah satunya adalah back door renggang.
Ada beberapa hal yang bikin back door HP Samsung sering renggang, seperti lem yang sudah mengelupas hingga usia HP yang terlalu tua. Umumnya, back door renggang menimpa HP mid-range seperti Samsung Galaxy A52 dan Galaxy A52s. Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya?
1. Kenapa back door HP Samsung sering renggang?

Secara umum, terdapat tiga hal yang membuat back door HP Samsung renggang. Pertama adalah lem yang mulai melemah akibat usia HP. Biasanya, lem akan melemah ketika kamu sudah menggunakan HP Samsung dalam waktu lebih dari 2 tahun. Masalah kedua adalah suhu yang tinggi atau overheat. Suhu tinggi bisa membuat HP panas, bikin lem di sekitar back door meleleh, dan akhirnya back door renggang. Baterai yang mengembang juga bisa membuat back door renggang dan baterai akan mencuat keluar. Ketiga masalah tersebut bisa terjadi secara acak dan tak bisa diprediksi.
2. Cara mencegah back door renggang di HP Samsung

Tentunya mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, sebisa mungkin kamu harus mencegah back door renggang dengan berbagai cara. Agar back door tak renggang, kamu harus menggunakan HP sewajarnya, khususnya soal baterai. Jangan bermain HP sembari mengecas dan pastikan baterai dalam kondisi yang baik. Kamu juga tak boleh membongkar HP sembarangan agar lem tetap kuat. Back door juga bisa renggang jika HP jatuh, masuk ke air, atau terkena benturan. Hal tersebut memaksamu untuk menggunakan case agar back door dan bodi HP selalu aman.
3. Cara memperbaiki back door renggang di HP Samsung

Back door renggang di HP Samsung sebenarnya bisa diperbaiki secara mandiri dengan cara merekatkan ulang menggunakan bantuan lem. Namun, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman. Untuk perbaikan yang maksimal, sangat disarankan untuk membawa HP Samsung ke service center atau teknisi profesional.
Kamu bisa membawa HP ke service center Samsung untuk perbaikan. Dilansir laman resmi Samsung, kerusakan yang diakibatkan oleh masalah internal (bukan kesalahan pengguna) bisa diklaim garansi dan biayanya gratis. Kamu juga bisa membawa HP ke tempat service pihak ketiga. Tergantung HP dan masalahnya, biaya perbaikan di tempat service berkisar antara Rp100 ribu--200 ribuan.
4. Daftar HP Samsung yang sering kena back door renggang

Secara teori semua HP Samsung bisa mengalami back door renggang. Namun, berdasarkan penuturan pengguna di forum Samsung Community, ada beberapa HP yang sangat rawan akan back door renggang. Salah satunya adalah Samsung Galaxy A52 dan Galaxy A52s 5G. Samsung Galaxy A53 dan Galaxy A54 juga cukup sering mendapat masalah back door renggang.
Selain Galaxy A series, beberapa seri smartphone flagship seperti Samsung Galaxy S21+, Galaxy S20 FE, dan Galaxy S23 juga menyumbang kasus back door renggang. Model lawas seperti Samsung Galaxy A7 dan Galaxy S9 juga tak luput dari masalah back door renggang. Sementara itu, belum ada kasus back door renggang yang tercatat pada seri baru seperti Galaxy S25, Galaxy A56, atau Galaxy S26.
Back door renggang di HP Samsung bukan masalah yang bisa diremehkan. Upaya pencegahan dan perbaikan harus dilakukan agar HP kamu tetap aman. Jika back door renggang tak segera diperbaiki maka HP bisa kemasukan air dan debu dengan mudah. Hal tersebut membuat mesin berkarat, konektor rusak, konsleting, dan akhirnya HP tak bisa digunakan.


















