KRL produksi perusahaan China, CRRC Sifang. (dok. KCI)
KAI Commuter juga menyampaikaan permohonan maaf atas pelanggaran operasional tersebut.
“KAI Commuter berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional perjalanan Commuter Line agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang karena keselamatan dan keamanan pengguna adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar,” beber Leza.
Selain itu, KAI Commuter juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan dan penegakan aturan sesuai dengan SOP yang berlaku bagi personel yang bertugas. "Sebagai operator moda transportasi Commuter Line, kami terus berupaya memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh awak sarana perkeretaapian demi menjaga standar keselamatan transportasi publik yang aman,” kata Leza.