Jakarta, IDN Times - Penerimaan pajak dari penjualan minyak dan gas alam Rusia naik lebih dari dua kali lipat pada Oktober 2026 secara bulanan di tengah lonjakan harga energi akibat gangguan pasokan energi Timur Tengah yang terkait dengan perang Iran. Data tersebut dirilis resmi oleh Kementerian Keuangan Rusia pada Kamis (5/11/2026).
Total pendapatan minyak dan gas Rusia pada Oktober 2026 mencapai 971,2 miliar rubel atau setara Rp214,39 triliun (kurs Rp220,75). Secara tahunan, nilai penerimaan pajak sektor energi tersebut mengalami peningkatan sebesar 9,3 persen.