Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto bicara soal pentingnya swasembada pangan untuk memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Ada beberapa program yang menurut Prabowo bisa dilakukan, salah satunya dengan melakukan kloning sapi.
“Sebagai contoh untuk meningkatkan hasil daging kita, kita perlu sapi yang banyak. Dengan itu kita bisa mendapatkan teknologi kloning. Dengan kloning kita bisa memperbanyak kita punya ternak,” kata Prabowo dalam Sidang Bersama DPR dan DPD 2026 di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Sebelumnya, Prabowo mengatakan, pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari pemerintahan. Dalam sektor pangan, Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas.
“Karena itu tahun ini kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Kita telah swasembada beras, swasembada jagung, swasembada gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Saudara-saudara kita masih belum swasembada daging, itu akan kita kerjakan yang insyaallah bisa kita capai dalam lima sampai enam tahun ke depan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, ini menjadi capaian yang cukup membanggakan. Meskipun ada beberapa komoditas yang masih harus ditingkatkan produktivitasnya agar mencapai swasembada, termasuk daging sapi.
“Kita masih belum swasembada bawang putih. Kita berjuang agar dalam tiga tahun kita bisa mencapai swasembada bawang putih. Yang saya sebut tadi daging masih belum, daging sapi yang belum. Daging kerbau juga belum, tapi daging ayam sudah. Pada dasarnya sebetulnya untuk protein sebenarnya kita sudah swasembada. Yaitu protein dari ikan, protein dari telur, protein dari daging ayam,” kata Prabowo.
