Comscore Tracker

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnya

Penjelasan Apa itu Firma

Dalam hal bisnis dan perdagangan, tentu saja banyak masyarakat yang sudah cukup akrab mengenal kata Firma dan hal-hal yang terkait dengan firma. Akan tetapi mungkin sulit untuk mengetahui seperti apa definisi firma serta apa bedanya dengan jenis perusahaan lainnya, misalnya perseroan terbatas atau cv.

Supaya tidak salah membedakan dan mampu mengetahui dengan tepat, berikut ini ada penjelasan yang cukup penting terkait dengan definisi atau deskripsi dari apa itu firma. Lebih jelasnya berikut ini pengertian serta penjelasan mengenai hal tersebut.

Baca Juga: Awas Keliru! Ini Perbedaan CV dan Firma

1. Definisi apa itu firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnyailustrasi orang-orang (pexels.com/SHVETS production)

Firma merupakan suatu bentuk badan usaha yang terdiri dari dua orang atau lebih di bawah satu nama bersama-sama. Dimana dengan terbentuknya badan usaha ini maka dapat membantu untuk menjalankan bisnis sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pembentukan firma tersebut.

Biasanya di dalam firma terdiri dari minimal dua orang dan biasanya tiap-tiap pendiri akan memiliki hak serta kewajiban di dalam badan usaha firma tersebut. 

2. Asal kata firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan JenisnyaPexels.com/Startup Stock Photos

Firma sendiri berasal dari Bahasa Belanda, yaitu lebih tepatnya venootschap onder firma. Pada penggunaannya di Indonesia, maka penyebutan akhir yang ditetapkan yaitu kata firma saja.

3. Badan hukum firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnyapexels.com/Cottonbro

Seperti halnya pembentukan persekutuan dalam bisnis atau dagang yang lainnya, membentuk firma juga memiliki landasan dasar hukum yang tetap. Sehingga bagi yang tertarik untuk mendirikan firma maka sebaiknya ketahui seluruh dasar hukum mengenai pembentukan firma ini.

Supaya ke depannya tidak ada poin penting yang dilanggar dari ketentuan serta memberikan operasional yang sesuai ketetapan hukum itu tadi.

4. Jenis firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan JenisnyaPexels.com/RODNAE Productions

Ada beberapa jenis firma yang paling banyak dibentuk, termasuk para pelaku usaha yang ada di Indonesia. Yang pertama yaitu firma dagang yang tentu saja didirikan untuk melakukan berbagai macam kegiatan yang berfokus pada usaha perdagangan.

Selain itu ada juga firma jasa yang berfokus pada pelayanan jasa, lalu firma umum yang dimana pada pelaksanaannya setiap anggota firma bertanggung jawab sepenuhnya pada perusahaan. Lalu terakhir ada juga firma terbatas yang membatasi tanggung jawab dari para anggotanya.

Baca Juga: Seleksi 3 Firma Hukum untuk Gugat Uni Eropa, Indonesia Yakin Menang

5. Kelebihan firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan JenisnyaIlustrasi orang bercengkerama (Pexels.com/Fauxels)

Pada dasarnya mendirikan firma akan memberikan banyak kelebihan yang menarik untuk dipertimbangkan. Mulai dari prosedur yang mudah untuk mendirikannya, hingga modal yang cukup besar akibat gabungan dari pada anggotanya.

Firma juga membuat seluruh pemilik modal dapat berperan aktif di dalam firma tersebut. Selain itu untuk pembagian kerja juga akan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anggota firma.

6. Kekurangan firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnyailustrasi orang perfeksionis (pexels.com/energepic.com)

Walau memiliki banyak kelebihan menarik di atas, namun mendirikan firma juga memiliki beberapa kekurangan yang harus diperhatikan. Pertama yaitu resiko menanggung piutang jika terjadi kerugian di dalam firma.

Selain itu pembentukan firma tidak memisahkan kekayaan pribadi dan kekayaan perusahaan, sehingga akan tercampur seluruhnya. Sehingga bisa jadi jika terjadi kerugian dan anggota firma keluar satu persatu, maka besar kemungkinan firma tidak akan berlanjut lebih lama.

7. Perbedaan dengan bentuk usaha lainnya

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan JenisnyaUnsplash.com/Amy Hirschi

Firma pastinya berbeda dengan pembentukan CV atau pembentukan PT, mulai dari dasar hukum pendiriannya hingga tata laksana operasional badan usaha tersebut setiap harinya. Terkait modal dan utang piutang juga memiliki pengaturan sendiri yang berbeda dengan badan usaha lainnya tadi.

Maka dari itu ada baiknya jika ingin mendirikan badan usaha mengetahui secara pasti, mana opsi yang terbaik untuk didirikan supaya tidak berpotensi merugikan.

8. Mendirikan firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnyaunsplash.com/NordWood Themes

Dalam mendirikan firma tentu ada banyak ketentuan dan syarat yang harus dipertimbangkan dengan baik. Sehingga pendirian firma tidak akan mengalami masalah yang dapat menyulitkan pada proses pembentukan firma itu sendiri nantinya.

Misalkan saja dibutuhkan seluruh syarat administrasi yang memadai supaya proses administrasi berjalan dengan baik. Selain itu harus memastikan syarat-syarat yang ditetapkan oleh pemerintah supaya tidak ada yang salah dalam pendiriannya.

9. Penyebab bubarnya firma

Firma: Pengertian, Badan Hukum dan Jenisnyapixabay.com/eak_kkk

Seperti halnya badan usaha yang lain tentu saja firma juga memiliki potensi untuk bubar dan tidak berlanjut lagi. Beberapa penyebab antara lain seperti yang dijelaskan sebelumnya karena adanya kerugian dan penarikan modal dari para anggota.

Selain itu firma juga berpotensi bubar apabila tujuan pembentukan firma sudah tercapai sepenuhnya. Dengan kata lain visi dan misi firma telah tercapai serta terlaksana sepenuhnya dengan tepat sesuai keinginan awal saat pembentukan firma tersebut.

Baca Juga: 3 Bentuk Badan Usaha di Indonesia, Pebisnis Wajib Tahu!

Itulah beberapa informasi mengenai apa itu firma serta penjelasan mengenai hal lain yang terkait dengan seputar firma. Melalui penjelasan tadi tentunya hal tersebut dapat membantu masyarakat awam untuk mengetahui hal itu.

Tidak hanya mengetahui, namun terutama bagi yang tertarik untuk mencoba mendirikan firma bisa memperoleh informasi awal di artikel ini. Sehingga nantinya saat membentuk firma hingga menjalankannya tidak mengalami masalah yang berarti.

Topic:

  • Rinda Faradilla

Berita Terkini Lainnya