Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rugi 238 Juta Dolar AS, Trump Media Batalkan Rencana Ekspansi Kripto
Donald Trump (Marc Nozell from Merrimack, New Hampshire, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Trump Media mencatat rugi bersih 238 juta dolar AS pada kuartal II 2026, lebih dari sepuluh kali lipat tahunan, terutama akibat penurunan nilai Bitcoin dan token Cronos.
  • Manajemen membatalkan ekspansi perdagangan kripto dan judi online untuk memfokuskan sumber daya pada Truth Social, namun tetap melanjutkan rencana merger dengan perusahaan energi fusi TAE Technologies.
  • TMTG meluncurkan Truth API untuk perusahaan perdagangan, bertarif 60 ribu–100 ribu dolar AS per bulan; pendapatan kuartalan hanya 1,7 juta dolar AS di tengah utang 1 miliar dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Trump Media & Technology Group (TMTG), melaporkan kerugian finansial yang membengkak hingga ratusan juta dolar AS pada kuartal kedua tahun ini. Laporan keuangan yang dirilis pada Senin (10/8/2026) tersebut memaksa perusahaan untuk melakukan perubahan strategi guna mengoptimalkan kinerja keuangan mereka.

Kerugian yang dialami induk platform Truth Social ini sebagian besar dipicu oleh penurunan nilai (rugi kertas) aset digital yang mereka miliki. Guna menyeimbangkan neraca keuangan, manajemen TMTG memutuskan untuk membatalkan rencana ekspansi ke lini bisnis baru non-media, termasuk proyek perdagangan kripto dan judi online. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat memusatkan sumber daya pada pengembangan platform utama mereka.

1. Kerugian masif dipicu oleh merosotnya nilai aset kripto

ilustrasi kripto (unsplash.com/Traxer)

TMTG mencatatkan kerugian bersih mencapai 238 juta dolar AS atau sekitar Rp3,7 triliun pada kuartal kedua 2026. Laporan keuangan ini dirilis pada hari Senin (10/8/2026) di New York. Angka kerugian tersebut melonjak lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagian besar kerugian ini berasal dari penurunan nilai (unrealized losses) investasi digital mereka. Tren penurunan ini melanjutkan dampak dari pembelian Bitcoin senilai 3,5 miliar dolar AS pada tahun 2025 yang nilainya sempat turun sepertiga pada awal tahun 2026, ditambah dengan penurunan nilai token kripto Cronos pada kuartal ini.

Meski demikian, posisi keuangan TMTG secara umum masih ditopang oleh cadangan kas dan investasi jangka pendek senilai 400 juta dolar AS, serta kepemilikan Bitcoin senilai 1,2 miliar dolar AS pada akhir kuartal tersebut..

2. Keputusan putar balik dan pembatalan ekspansi bisnis baru

ilustrasi strategi bisnis (unsplash.com/2H Media)

CEO baru TMTG, Kevin McGurn, mengumumkan perubahan haluan besar-besaran ini dalam sebuah konferensi pers daring. Pihak manajemen memutuskan untuk menghentikan berbagai rencana ekspansi ke industri di luar media sosial konvensional. Mereka membatalkan rencana ekspansi ke industri judi online serta perdagangan mata uang kripto yang sempat dicanangkan selama setahun terakhir.

Kendati demikian, TMTG tetap melanjutkan satu rencana ekspansi non-media lainnya, yaitu merger dengan perusahaan energi fusi nuklir TAE Technologies yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Langkah putar balik ini diambil agar perusahaan dapat memfokuskan waktu dan energinya untuk memperkuat platform Truth Social . "Kami membuat pilihan disiplin untuk memutar arah demi menginvestasikan lebih banyak waktu dan sumber daya pada inisiatif terpenting kami," ujar McGurn dalam panggilan konferensi bersama para investor.

3. Strategi baru mengandalkan layanan truth API untuk trader

ilustrasi pasar saham (pexels.com/Pixabay)

Demi memulihkan kondisi keuangan, TMTG kini meluncurkan layanan premium baru bernama Truth API. Layanan ini menyasar perusahaan perdagangan di Wall Street dengan biaya langganan yang cukup tinggi. Pengguna layanan berbayar ini akan mendapatkan akses lebih cepat ke unggahan tokoh-tokoh penting di platform mereka.

Salah satu akun yang paling diminati adalah akun milik Presiden Donald Trump yang kerap memengaruhi pergerakan pasar keuangan secara global. Melalui layanan Truth API ini, TMTG mematok tarif berkisar antara 60 ribu hingga 100 ribu dolar AS per bulan bagi setiap pelanggan. Hingga saat ini, tercatat sudah ada sepuluh pelanggan pertama yang resmi bergabung, yang sebagian besar merupakan perusahaan perdagangan frekuensi tinggi.

Meskipun memiliki cadangan kas dan investasi jangka pendek senilai 400 juta dolar AS serta kepemilikan Bitcoin senilai 1,2 miliar dolar AS, kondisi keuangan TMTG sebenarnya masih dibayangi tekanan berat. Perusahaan tercatat hanya menghasilkan pendapatan sebesar 1,7 juta dolar AS sepanjang kuartal kedua.

Selain itu, mereka juga dihadapkan pada utang sebesar 1 miliar dolar AS melalui surat utang konvertibel khusus, di mana para pemberi pinjaman memiliki hak opsi untuk menuntut pembayaran kembali pada November mendatang. Langkah transisi bisnis ini pun menjadi sangat krusial bagi kelangsungan jangka panjang perusahaan di tengah ketatnya persaingan teknologi global.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article