Jakarta, IDN Times - Perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Trump Media & Technology Group (TMTG), melaporkan kerugian finansial yang membengkak hingga ratusan juta dolar AS pada kuartal kedua tahun ini. Laporan keuangan yang dirilis pada Senin (10/8/2026) tersebut memaksa perusahaan untuk melakukan perubahan strategi guna mengoptimalkan kinerja keuangan mereka.
Kerugian yang dialami induk platform Truth Social ini sebagian besar dipicu oleh penurunan nilai (rugi kertas) aset digital yang mereka miliki. Guna menyeimbangkan neraca keuangan, manajemen TMTG memutuskan untuk membatalkan rencana ekspansi ke lini bisnis baru non-media, termasuk proyek perdagangan kripto dan judi online. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat memusatkan sumber daya pada pengembangan platform utama mereka.
