ilustrasi pesawat komersil (pexels.com/Pixabay)
Direktur Jenderal CAAS, Han Kok Juan, menyambut baik atas minat industri terhadap tender pengadaan SAF yang didanai pungutan retribusi tersebut. Dia menjelaskan bahwa Singapura mengambil pendekatan praktis dan seimbang dalam dekarbonisasi penerbangan demi menekan emisi sekaligus mempertahankan daya saing pusat penerbangan.
"Kami menerapkan pendekatan ini melalui pelaksanaan retribusi SAF yang dimandatkan secara nasional dengan tarif terjangkau dan pengadaan SAF terpusat pada standar yang dapat diterima. Kami berharap pendekatan kami dapat menjadi perintis jalan yang bermakna bagi dekarbonisasi penerbangan dan titik rujukan berguna bagi negara lain yang sedang menyusun pendekatan mereka sendiri berdasarkan situasi serta pertimbangan masing-masing," kata Han Kok Juan.
Chief Executive Officer SAFCo, Tan Seow Hui, menyebut tantangan peningkatan skala SAF bukan sekadar mengamankan pasokan bahan bakar, melainkan membangun pasar tepercaya yang menghubungkan permintaan, pasokan, jaminan keberlanjutan, dan atribut lingkungan secara nyata. Selama setahun terakhir, SAFCo telah meletakkan fondasi dan mengujinya melalui uji coba pengadaan sukarela pada lingkungan operasi nyata, di mana pengadaan perdana dengan dana retribusi SAF ini menjadi awal fondasi tersebut mulai diterjemahkan ke dalam skala yang lebih besar.
"Prioritas kami adalah membangun program pengadaan yang kompetitif, kredibel, dan berdaya tahan yang memperluas akses ke pasokan SAF, menghasilkan pengurangan emisi yang bermakna, dan meletakkan fondasi bagi ekosistem SAF Singapura untuk tumbuh dalam jangka panjang," ujar Tan Seow Hui.