Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Akankah Tuan Menjemputku?

[Puisi] Akankah Tuan Menjemputku?
ilustrasi senja di pelabuhan (freepik.com/wirestock)

Kicau burung bersahutan
Terbang lepas menebus awan
Mentari mulai tenggalam
Ini senja yang kesekian

Aku menunggu tanpa bosan
Di tengah hiruk pikuk kehidupan
Katanya yang terkasih akan datang
Aku menanti sebuah pembuktian

Sebulan lalu,
Tuan menyatakan kasihnya padaku
Pipiku penuh akan rona
Tapi, sedikit dari ragaku menolak percaya

Masih ada rasa ragu di hatimu
Benarkah hanya aku yang ada di kalbumu?

Cinta berhasil mengalahkan ragu
Di lubuk hatiku, tetap ada desir itu

Sebulan lepas,
Di tengah gerimis deras
Aku menerima dengan ikhlas
Kau pergi, dan kau janji akan kembali

Menjemputku,
Membawa segudang rindu
Dekap yang dibutuhkan kalbu
Bertemu lagi separuh jiwaku

Tetapi, aku takut kau tak memenuhi janjimu
Aku takut dirimu dikuasai ragu
Lalu rasamu hilang ditelan waktu
Sedang aku, masih tetap menunggu hingga ajal menjemputku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah yang Tiba-Tiba Sunyi

10 Mar 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction