Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Hujan Angin Menerpa

[PUISI] Hujan Angin Menerpa
ilustrasi genangan rintik air hujan (pexels.com/Chris Kane)
Share Article

Rintik air yang tak kunjung mereda
Angin juga tak kalah sabarnya
Memburu waktu mengupas tanya
Akankah basah dapat melunturkan egomu
Ataukah hembusan ini dapat menyingkap seluk belukmu

Tunggulah sampai genangan ini meluap
Hingga badai meratap
Menghantarkan pesan padamu yang terlena harap
Menjelma dingin yang tak seorang pun rela teraba
Mengunci rapat pintu yang hangatnya sulit kau rasa

Langit abu-abu yang menghias di setiap waktu
Aku duga kau bosan kepadaku
Yang hanya memujamu saat tiba di hari Sabtu
Untuk kemudian mengutuk saat hujan angin menerpa
Hanya ketika kami bersua

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Desi
EditorIrma Desi

Related Articles

See More

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction