Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mawar Sia-Sia

Mawar merah (pexels.com/Jill Burrow)
Mawar merah (pexels.com/Jill Burrow)

Kubuka jendela yang penuh mawar biru
Cantik bersih tersenyum malu
Inginku petik batang indahmu
Tapi duri malah menusuk ngilu

Awalnya kau memberi haru
Menjadikan ragamu sebagai pangkal senyumku
Kurindu hari-hari itu agar tidak lekas berlalu
Terduduk lesu menunggu balasmu
Tak henti menggenggam waktu yang membisu
Yang kutunggu tak kunjung tertuju

Aku keliru…
Ternyata semua sinyal palsu
Kamu yang selalu menjamu
Senyuman yang selalu kurindu
Bayang-bayang itu menipu
Bunga biru itu layu
Hancur runtuh diterpa bayu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Diam Tak Terhentikan

07 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction