Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pecundang

Unsplash.com/yellowteapot
Unsplash.com/yellowteapot

Menghubungimu aku pun tak sanggup
Apalagi memeluk?
Berbicara denganmu saja aku gugup
Apalagi merayu?

Insan pecundang ini penuh kebodohan, puan
Mohon maafkan, jika banyak kesalahan
Kala kamu merasa bosan puan
Segera tinggalkan

Dalam ketidakadilan ini aku sering bergumam
Menceritakannya melalui tulisan kala malam
Andai saja kau tahu, bahwa perasaanku tak karuan
Dapat mendapat informasi tentangmu pun aku kegirangan

Dasar pecundang!!

Aku tahu, hanya aku yang jatuh hati
Kamu, belum pasti
Aku senang memerhatimu,
Walau hanya bisa kupandang dari jauh
Aku bahagia bisa dekat denganmu,
Walau hanya diam dengan senyum-senyum
Aku merasa paling beruntung didunia
Dapat menumpangkan rindu ini didadamu
Tanpa harus kamu tahu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dinner febriantoko
EditorDinner febriantoko
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tuan Bersimpuh Letih

03 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi menikmati senja

[PUISI] Mengulang Senja

03 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi ibu dan anak

[Puisi] Seribu wajah ibu

02 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan di bangunan terbengkalai seorang diri

[PUISI] Dialog Tak Bernada

02 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi wanita bahagia

[PUISI] Utuh Setelah Retak

31 Des 2025, 07:15 WIBFiction
ilustrasi memegang uang

[PUISI] Semburat Nafsu

31 Des 2025, 05:04 WIBFiction