Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sejumput Rindu

ilustrasi menjemput rindu (pixabay.com/jplenio)
ilustrasi menjemput rindu (pixabay.com/jplenio)

Sang surya kian menyepi
Menutupi diri di riuh sore yang sepi
Kujejaki pantai dengan lara yang melingkupi
Lalu berhenti di tepian dermaga yang sunyi

Terdengar riuh ombak bersahutan
Berlomba dengan angin kencang
Berlari untuk melingkupi diri
Menarik memori akan rindu ini

Ada rindu yang telah pergi
Bersama ragamu yang kian menjadi ilusi
Menyisakan rindu yang kian menepi
Hingga hanya tersisa manisnya janji-janji

Entah harus berapa dasawarsa lagi
Hingga rindu ini bisa bersua
Menemui sang tuan rumah
Yang terbelenggu oleh rindu tak berkesudahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Teks Tanpa Pengirim

23 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perkuburan

[PUISI] Menuju Ketiadaan

23 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi angin

[PUISI] Embusan

22 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi wanita yang berdiri di dekat kereta

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

21 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Potret kursi roda

[CERPEN] Kursi Roda Ali

20 Jan 2026, 21:56 WIBFiction
ilustrasi seorang pria di tengah keramaian

[PUISI] Berlalu-Lalang

20 Jan 2026, 21:48 WIBFiction