Saat mengiris daging, pastikan kamu mengirisnya mengikuti serat. Ini supaya ketika daging dipipihkan dengan menggunakan ulekan, daging gak akan hancur. Selain mengiris mengikuti serat, sebaiknya irisan daging jangan terlalu tebal atau terlalu tipis. Daging yang irisannya terlalu tipis takutnya akan hancur ketika dimasak lagi dengan bumbu, sedangkan jika irisannya terlalu tebal, bumbu dikhawatirkan akan sulit menyerap ke daging.
Mengingat gepuk menggunakan santan sebagai salah satu bahannya, maka saat dimasak, kamu perlu mengaduk bumbunya supaya santannya gak pecah. Tenang aja, kamu gak perlu mengaduk terus-terusan. Cukup aduk sampai bumbu mendidih aja. Setelah mendidih, kamu bisa mengaduk bumbunya sesekali untuk memastikan semua bagian daging terkena bumbu.
Nah karena daging gepuk sudah dalam keadaan matang ketika dimasak, kamu gak perlu menggorengnya terlalu lama. Cukup goreng sampai bagian luarnya kering aja. Terakhir, hindari juga menggoreng dengan menggunakan api besar supaya gepuk daging yang kamu buat gak cepet gosong.
Dibandingkan dengan rendang atau semur daging, gepuk memang hanya populer di beberapa daerah di Jawa Barat aja. Tapi seriusan deh, rasa makanan satu ini enak banget, kok! Apalagi kalau makannya sama nasi hangat plus sambal. Kamu pasti bakalan nambah terus!