ilustrasi pria yang mengalami kelelahan mata (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
Mata yang sudah lelah sering kali menjadi lebih sensitif terhadap cahaya dibandingkan biasanya. Kondisi ini bisa mengakibatkan cahaya dari televisi atau laptop yang awalnya terasa nyaman bisa menjadi menyilaukan saat dilihat. Tak hanya itu, mata yang mulai lelah juga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman meski pencahayaan ruangan sebenarnya normal.
Agar kamu terhindar dari kelelahan mata saat menonton pertandingan bola, kamu bisa menutup mata selama beberapa menit. Cara ini bisa membuat mata sedikit lebih rileks dari sebelumnya. Selain itu, kamu juga bisa mengompres mata dengan es agar mata tidak terlalu tegang karena menatap layar televisi selama berjam-jam.
Dengan mengetahui beberapa tanda di atas, kamu bisa lebih waspada dan langsung menyadari kapan mata mulai lelah dan membutuhkan waktu untuk beristirahat. Jangan abaikan gejala yang muncul dan selalu dengarkan sinyal dari tubuhmu sendiri. Lakukan Istirahat cukup di sela jeda-jeda iklan kenyamanan mata selama nobar tetap terjaga.
Referensi:
Computer Vision Syndrome. Cleveland Clinic. Diakses pada 13 Juni 2026.
Rosenfield, M. (2011). Computer vision syndrome: a review of ocular causes and potential treatments. Ophthalmic and Physiological Optics, 31(5), 502-515. Diakses pada 13 Juni 2026.
Gowrisankaran, S., & Sheedy, J. E. (2015). Computer vision syndrome: A review. Work, 52(2), 303-314. Diakses pada 13 Juni 2026.
Eye Strain. Cleveland Clinic. Diakses pada 13 Juni 2026.
Blehm, C., Vishnu, S., Khattak, A., Mitra, S., & Yee, R. W. (2005). Computer vision syndrome: a review. Survey of ophthalmology, 50(3), 253-262. Diakses pada 13 Juni 2026.
How to Protect Your Eyes While Staring at a Screen All Day. Time. Diakses pada 13 Juni 2026.
Jansen, J. A., Kuswidyati, C., & Chriestya, F. (2021). Association between screen time and dry eye symptoms. JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 144-150. Diakses pada 13 Juni 2026.