Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

10 Penyebab Umum Perut Kembung yang Seringkali Gak Kamu Sadari

10 Penyebab Umum Perut Kembung yang Seringkali Gak Kamu Sadari
rd.com
Share Article

Setiap orang di beberapa titik dalam hidup mereka pasti memiliki hari-hari di mana mereka akan bermalasan-malasan berbaring telentang dengan tangan di perut mereka mengeluh kembung atau gas. Gas dalam perut tidak dapat dihindari dan dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, dan frekuensi serta intensitasnya bervariasi dari orang ke orang.

Pada artikel ini, kita akan membahas penyebab perut kembung. Namun, sebelum kita menyelami lebih dalam penyebab perut kembung, marilah kita memahami apa arti perut kembung.

Kembung disebabkan karena kelebihan gas yang tidak meninggalkan perut dan pada gilirannya menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Saluran pencernaan terisi dengan udara atau gas yang terbentuk ketika makanan yang tidak tercerna baik dalam perut. Bersendawa dan buang angin adalah dua cara dimana kelebihan gas dilepaskan dari tubuh.

Berikut ini penyebab paling umum dari perut kembung yang biasanya gak disadari oleh orang-orang.

  1. 1. Gangguan pencernaan

    theactivetimes.com
    theactivetimes.com

    Gangguan pencernaan seperti kolitis ulserativa, konstipasi, dan lainnya merupakan salah satu penyebab paling umum dari perut kembung. Akibat adanya gangguan pencernaan, makanan yang masuk ke tubuh tidak tercerna dengan baik dan akan menyebabkan munculnya gas dalam perut.

  2. 2. Makan terlalu banyak

    instagram.com/kampungjawa.yk
    instagram.com/kampungjawa.yk

    Ada makanan berlebihan yang masuk kedalam tubuh yang tidak bisa dicerna dalam perut juga akan menyebabkan perut menjadi kembung, karena sistem pencernaan dalam tubuh kesulitan dalam mencerna makanan yang masuk secara berlebihan.

  3. 3. Makan terlalu cepat

    medicalnewstoday.com
    medicalnewstoday.com

    Saat makan terlalu cepat, kita cenderung menelan lebih banyak udara ke dalam tubuh. Udara yang masuk bersamaan dengan makanan yang kita konsumsi jika tidak dikeluarkan dapat menyebabkan perut kembung.

  4. 4. Alergi

    medicalnewstoday.com
    medicalnewstoday.com

    Alergi terhadap makanan tertentu dapat menyebabkan timbunan gas di perut yang pada gilirannya akan menyebabkan perut menjadi kembung.

  5. 5. Bakteri dalam usus

    commdx.com
    commdx.com

    Bakteri bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan, dan jika tingkat bakteri abnormal yang hidup di saluran pencernaan sangat tinggi bisa menyebabkan terjadinya diare dan sembelit, sehingga gas dalam perut tidak bisa dikeluarkan dengan baik dan perut bisa menjadi kembung.

  6. 6. Ketidakseimbangan hormon

    rockymountainwomenshealthcenter.com
    rockymountainwomenshealthcenter.com

    Hormon dalam tubuh yang tidak seimbang seperti disfungsi tiroid, menstruasi, dan lainnya juga dapat menyebabkan perut menjadi kembung.

  7. 7. Kelebihan cairan

    trimpanacea.com
    trimpanacea.com

    Kelebihan cairan dalam tubuh yang menumpuk di dekat perut atau daerah panggul juga dapat menyebabkan perut kembung sementara.

  8. 8. Obstruksi usus

    everydayhealth.com
    everydayhealth.com

    Obstruksi usus dapat disebabkan oleh jaringan parut atau tumor di usus kecil atau usus besar yang pada gilirannya akan menyebabkan perut kembung.

  9. 9. Garam berlebih

    dtnext.in
    dtnext.in

    Kadar natrium yang tinggi dalam makanan yang dikonsumsi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah, salah satunya termasuk perut kembung.

    Setelah kamu membaca penyebab kenapa perut jadi kembung, semoga kamu bisa menjadi lebih tahu dan memahami alasan kenapa kamu merasa perut kamu kembung. Perlu kamu ketahui juga, makanan dan pola makan kamu adalah faktor yang paling berkontribusi dalam perut kembung, jadi mulai saat ini jagalah makanan dan pola makan kamu agar perut kamu tidak menjadi kembung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More